Dinsosnankertrans Siapkan Tenda untuk Antisipasi Lonjakan Pemohon AK.I

28/10/2010 0 Comments

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ciamis akan sediakan tenda untuk atasi meninghkatnya pendaftaran pemohon kartu kuning (AK.I). Pasalnya, lonjakan jumlah pemohon kartu kuning jelang akhir bulan Oktober, diperkirakan sangat tinggi.

Yasmin Sambas, Kepala Dinsosnakertrans, melalui Kabid Tenaga Kerja, Elan Jakalalana, ketika ditemui HR, Senin (26/10) mengatakan, pihaknya menyediakan peralatan seperti tenda, pengeras suara dan kelengkapan lainnya untuk mengantisipasi lonjakan pemohon AK. I.

Élan menjelaskan, rata-rata jumlah pemohon perhari, pada Bulan Oktober mencapai 300 orang. Padahal menurut dia, bulan-bulan sebelumnya, jumlah pemohon hanya mencapai 20-30 orang saja perhari.

Dia menilai, lonjakan tersebut terjadi karena informasi penerimaan CPNS akan segera dibuka pada akhir bulan, atau menjelang pertengahan Bulan November. Hanya saja, pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti kapan akan dilakukan Test CPNS di kab. Ciamis.

Lebih jauh Elan menambahkan, jumlah pemohon dari bulan Januari hingga September 2010 sudah mecapai 6.965 orang. Sementara dibulan oktober saja, sudah mencapai 4.796 orang. Bisa dibayangkan jumlah persentase kenaikan yang cukup fantastis.

Membludaknya jumlah Pemohon Kartu kuning di Tahun 2010 ini, menurut Elan, belum seberapa, jika dibandingkan dengan jumlah pemohon pada tahun 2008, yakni mencapai kurang lebih 15.000 orang.

Ketika itu, lonjakan tersebut juga terjadi akibat persiapan menjelang dilakukannya test CPNS. Dan untuk tahun 2009, jumlah pemohon hanya mencapai 6.000 orang, jumlah tersebut kemungkinan disebabkan, tidak adanya test CPNS.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemohon kartu kuning di tahun 2010 ini, yang banyak didominasi oleh lulusan SMA, pihaknya sudah mempersiapkan sekitar 15.000 lembar kartu kuning.

“Selain mempersiapkan kartu kuning, kami juga menyiapkan tempat di pelataran kantor untuk antisipasi lonjakan pemohon. Karena kalau ruangan yang saat ini digunakan, tidak bisa menampung jumlah kemungkinan lonjakan nanti,” ungkapnya.

Koordinator Trade Company Potensi Daerah kab. Ciamis, Tatang Jauhari, ketika dimintai tanggapan mengenai fenomena lonjakan pemohon AK. I, Senin (26/10) mengatakan, profesi sebagai PNS menjadi idola dan incaran para pencari kerja.

“Sudah jelas, dengan fenomena tersebut, profesi PNS masih menjadi profesi impian di masyarakat di Kabupaten Ciamis ini,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Tatang, lapangan kerja di sektor lain masih terbuka lebar untuk para pencari kerja. Dia mencontohkan, seperti di sektor swasta atau sektor kewirausahaan.

Tatang juga mengungkapkjan, formasi PNS sangatlah terbatas, dan dimungkinkan hal ini justru akan menimbulkan permasalahan baru di tengah para peserta yang ikut dalam test CPNS.

Menurut Tatang, solusi yang tepat bagi masyarakat adalah penyadaran sedini mungkin, bahwa lapangan kerja di luar PNS juga bisa memberikan kesejahteraan yang tidak kalah besar, asalkan profesi tersebut ditekuni dengan sabar.

Ia mencontohkan, stimulus bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Pemerintah Pusat,  bisa  dimanfaatkan juga untuk membuka suatu unit usaha. (DK/DSW)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply