Di Ciamis, Banyak Ditemukan Hewan Qurban Penyakitan

20/11/2010 1 Comment

drh. Retty sedang memperlihatkan cacing hati yang terdapat pada hewan sapi qurban yang telah disita. Foto : Eli Suherli/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Peternakan Kab Ciamis bersama tim dokter hewan menemukan sejumlah hewan qurban di berbagai wilayah di Kab. Ciamis yang terindikasi terserang penyakit. Penemuan itu diketahui setelah tim dokter hewan melakukan sidak ke beberapa tempat yang dijadikan pemotongan hewan qurban.

Kepala Dinas Peternakan, Ir. Nana Suparna, didampingi Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Maman Sukmana B.Sc, ketika ditemui HR Rabu (17/11), mengatakan, pihaknya sengaja melakukan sidak karena banyak pembeli hewan untuk qurban yang tidak berlabel sehat dari Dinas Peternakan.

“Hasilnya dari lapangan kita menemukan sejumlah hewan sapi yang dijadikan qurban, ditemukan berpenyakit, terutama yang menyerang pada hati hewan tersebut,”ungkapnya.

Maman menambahkan, akibat ditemukannya penyakit cacing hati yang diderita sapi qurban, pihaknya menyita semua hati yang banyak diserang oleh cacing, karena bisa membahayakan kepada orang yang mengkonsumsi hati hewan itu.

Kasi Kesmavet Dinas Peternakan, Aris Andriana, menjelaskan, hewan qurban yang mengandung cacing hati ditemukan di tempat yang dijadikan tempat pemotongan hewan qurban. Diantaranya ditemukan di Polres Ciamis, Radio Pitaloka, Mesjid Agung dan daerah lainnya

“Meski kita telah melakukan sidak, saat hewan sapi masih di tempat penjualan dan telah diberi cap sehat oleh dinas peternakan, namun nyatanya setelah hewan di potong masih ada saja yang ditemukan berpenyakit,”jelasnya

Menurut Aris, masih ditemukannya hewan sapi yang banyak mengandung cacing hati, karena pembeli hewan pada saat hari pemotongan luput dari pengawasan Dinas Peternakan. Padahal pihaknya telah memberikan himbauan agar membeli hewan qurban yang sudah ada label “S” nya.

“Memang penyakit ini tidak menyerang terhadap dagingnnya, karena cacing tersebut hanya menyerang pada hati sapi dan limpanya. Akan tetapi, apabila masyarakat tidak mengetahui bahwa hati sapi tersebut berpenyakit, jelas berbahaya. Karena apabila hati dan limpa yang berpenyakit itu di makan oleh manusia, tentunya berbahaya terhadap kesehatan,”terangnya

Aris mengatakan, dari hasil penemuan sidak, hati dan limpa yang terserang cacing dari tempat pemotongan hewan dibawa oleh tim dari dinas peternakan untuk dimusnahkan, agar bahaya dari cacing yang nantinya menyerang manusia tidak terjadi.

Sementara itu, Koordinator Tim Dokter Hewan, drh. Retty Nugrahawati M.P, yang melakukan pemerikasaan mengatakan, ciri-ciri hati hewan yang terserang cacing bisa dilihat dari warna hati yang agak gelap dan sudah mengeluarkan bau bangkai.

Retty menjelaskan, apabila hati sapi yang mengandung penyakit cacing hati terkonsumsi oleh manusia, maka orang itu akan mengalami ganguan infeksi organ dalam pada tubuhnya.

“Dari tujuh titik yang kita periksa dan hati sapi yang mengandung cacing hasil sitaan terkumpul sekitar 43,5 Kg. Seluruhnya kita musnahkan dengan cara dibakar, lalu dikubur,”pungkasnya (es)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Arifudin August 30, at 13:59

    Semakin mendekati Idul Adha harga <a href="http://www.globalqurban.com/" rel="nofollow">jual kambing qurban</a> pasti semakin melambung tinggi saat mendekati Idul Adha

    Reply

Leave a Reply