Kota Banjar Dinilai Kota Pemekaran Terbaik Penyelenggaraan Otda

Kota Banjar Dinilai Kota Pemekaran Terbaik Penyelenggaraan Otda


Banjar, (harapanrakyat.com),- Untuk mengetahui cara penyusunan Lembar Kerja Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LPPD), Pemerintah Kota Serang yang merupakan kota penyangga Ibukota Provinsi Banten, melakukan studi banding ke Kota Banjar, Selasa (9/11).

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Serang, Yoyo Wicahyono, S. Sos, M.Si., ketua rombongan studi banding, mengungkapkan, selain itu pihaknya juga ingin tahu bagaimana pelaksanaan program kerjasama antar daerah.

Alasan mengenai Kota Banjar dijadikan tujuan dalam studi banding tersebut, kata Yoyo, karena selain Kota Cimahi, Kota Banjar dinilai oleh pemerintah pusat sebagai kota pemekaran terbaik dalam penyelenggaraan otonomi daerah.

“Sebagai daerah otonom baru, Kota Serang tentu mempunyai berbagai masalah. Untuk itu saya dan rekan-rekan datang ke Kota Banjar ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan program kerjasama daerah, serta pelaksanaan evaluasi daerah otonom baru” kata Yoyo, saat kunjungan kerjanya ke Kota Banjar yang bertempat di ruang rapat II Kantor Walikota.

Di tempat yang sama, Asisten Bidang I Pemerintahan dan Pendayagunaan Aparatur Kota Banjar, Dahlan, SH, M.Si., mengatakan, menurut hasil penilaian pemerintah pusat, Kota Banjar memang mempunyai kelebihan dalam melaksanakan daerah otonom baru.

“Namun, meski demikian tetapi kami juga masih terus berupaya ke arah yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan mengenai penyusunan LPPD dan LKPD, Dahlan mengatakan, bahwa dalam penyusunan LPPD ataupun LKPD harus diawali laporan dan koordinasi dengan OPD terkait, sehingga mendapatkan data yang lengkap.

Dan, data-data tersebut didiskusikan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Data ini kemudian dibandingkan dengan data BPS (Badan Pusat Statistik), agar dapat diketahui permasalahan apa yang harus segera dipecahkan.

“Tetapi data yang diberikan oleh OPD hatus betul-betul akurat, jangan mengada-ngada, sehingga hasilnya akan optimal,” tandasnya.

Dahlan mengharapkan, studi banding yang dilakukan Pemerintah Kota Serang mendapatkan pelajaran yang berharga, dan bisa diterapkan di Kota Serang. (Eva)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles