5% Pohon Program Penghijauan Hutbun Mati

20/01/2011 0 Comments

Sekitar 5 persen dari jumlah pohon yang ditanam pada program Kehutanan dan Perkebunan mati akibat bibit-bibit pohon terhalangi rumput ilalang. Foto: Redy Kurniawan/HR.

Rumput ilalang jadi kambing hitam

Banjar, (harapanrakyat.com),- Program penghijauan pada lahan kritis yang dilaksanakan oleh Bidang Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) di Desa Binangun, Kec. Pataruman, merupakan bantuan dari Depertemen Kehutanan tahun 2010 kepada Dinas Pertanian Kota Banjar.

Luas lahan yang digunakan untuk program tersebut mencapai 25 hektar, pihak Hutbun membuat lima kawasan percontohan dengan masing-masing luasnya mencapai 100 bata. Dan saat ini semuanya sudah terealisasikan.

Jenis pohon yang ditanam di kawasan percontohan diantaranya Jabon, Afrika, Gamelia, Karet munding, Akasia, Kayu Manis, Jambu Mede, Pala dan pohon Aren.

Menurut Petugas Kehutanan Lapangan (PKL), Aan, saat ditemui HR, Selasa (18/1), mengatakan, sejak program ini dilaksanakan, sekitar 5 persen dari jumlah pohon yang ditanam mati.

“Dari keseluruhan tanaman yang ditanam di sini, total kematian mencapai kurang lebih lima persen. Hal itu akibat setelah dilakukan penanaman, bibit-bibit pohon tersebut terhalangi oleh rumput alang-alang,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Aan, pihaknya sedang menanami kembali jenis pohon yang mati. Tapi, sebelum dilakukan penanaman, terlebih dahulu membersihkan rumput yang memenuhi lahan, supaya tanaman dapat tumbuh dengan sempurna.

Dikatakannya, penanaman kembali bagi pohon yang mati akan terus dilakukan sampai persediaan bibit pohon habis. Dia berharap, dalam jangka waktu tidak terlalu lama, program tersebut sudah bisa dirasakan manfaatnya.

Aan menambahkan, selain dilaksanakan di wilayah Desa Binangun, penghijauan bagi lahan kritis juga dilakukan di kawasan percontohan Kelurahan Pataruman, tepatnya di Gunung Puteri. (Redy)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!