Meski Kurang Penataan, Curug Tujuh Masih Menarik Wisatawan

06/01/2011 Berita Ciamis
Meski Kurang Penataan, Curug Tujuh Masih Menarik Wisatawan

Sejumlah wisatawan domestik sedang menikmati guyuran air terjun di Curug Tujuh Panjalu. Foto : Eli Suherli/HR.

Panjalu, (harapanrakyat.com),- Wisata Curug Tujuh Panjalu yang berada di Desa Sanding Taman Kecamatan Panjalu merupakan salah satu kawasan yang hingga kini masih ramai dikunjungi. Namun, keberadaan sarana dan prasarana pendukung kawasan tersebut belum juga dilengkapi.

Dadang Kusmayadi, anggota DPRD Kab. Ciamis, ketika ditemui HR, Senin (3/1) menyayangkan kurangnya pengembangan kawasan yang memiliki potensi sangat menjanjikan tersebut.

Padahal menurut Dadang, seandainya kawasan wisata Curug Tujuh Panjalu ditata dan dikelola dengan baik, bisa memberikan pendapatan yang cukup lumayan untuk pemerintah kab. Ciamis.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, meskipun pengelolaanya masih dilakukan oleh Pihak Perhutani dan Pemerintah Desa setempat, seyogyanya pemerintah melalui Dinas Pariwisata turut serta dalam memberikan perhatian.

Dengan demikian, kawasan ini nantinya bisa menjadi wisata yang cukup membanggakan bagi kab. Ciamis.

Erna Sulistia, pengunjung asal Majalengka, ketika ditemui HR, Minggu (2/1) mengatakan, meski jaraka Curug Tujuh Panjalu jauh dari rumahnya, tidak menyurutkan dirinya untuk berwisata ke tempat tersebut.

“Saya bersama teman-teman sekolah setiap libur selalu datang ke Curug Tujuh. Selain suasannya masih alami, panorama alam di kawasan ini cukup menyejukkan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ujang, wisatawan asal Tasik, ketika dtemui HR mengatakan, dirinya bersama keluarga menikmati liburan di wisata Curug Tujuh Panjalu. Dia bermaksud ingin mengenalkan objek wisata alam kepada anaknya.

Sementara itu, Dedeh, pengelola dari pihak Perhutani, ketika dikonfirmasi HR, menjelaskan, bahwa pihaknya membuka untuk pemerintah Ciamis, jika ingin mengembangkan kawasan tersebut.

“Kami justru berharap, Pemkab. Ciamis juga bisa memberikan perhatian terhadap keberadaan tempat wisata tersebut. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama melestarikannya,” katanya. (es)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles