“Kota Banjar Tidak Dibangun Dalam Sehari”

21/02/2011 Berita Terbaru
“Kota Banjar Tidak Dibangun Dalam Sehari”

21 Februari 2011, Kota Banjar menginjak usia Sewindu (8 tahun), dalam perjalanannya kota ini seperti “Gadis Desa yang senang bersolek”. Ada peribahasa menyebutkan, “Sebuah perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah kecil”. Saya acapkali melihat, terlalu banyak orang berusaha mengambil “lompatan besar ke depan”. Bukannya mengambil langkah kecil. Salahkah itu? Tentu tidak.

***

Visi (mimpi), dengan Iman dan Taqwa Kita Wujudkan Banjar Menuju Kota Agropolitan termaju di Priangan Timur Jawa Barat. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjar Tahun 2009-2013. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 11 tahun 2009 tentang RPJMD Kota Banjar 2009-2013.

Isinya : (1) Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), (2) Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), (3) Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan terhadap Hukum, (4) Meningkatkan Tata Kelola Pemerintah Secara Profesional untuk Menjamin Terciptanya Good Governance. Itu Misi-nya. Pertanyaannya, sudah tercapaikah?

Akselerasi Kebijakan Pembangunan Kota Banjar Terhadap 10 Common Goals Pemprov. Jabar. (1) Peningkatan IPM, Keberpihakan dan Kemudahan Pelayanan Kepada Masyarakat. (A) Peningkatan Kualitas Pendidikan, (B) Peningkatan Kualitas Kesehatan, (C) Peningkatan Daya Beli Masyarakat, (D) Kemandirian Pangan, (E) Peningkatan Kinerja Aparatur. (2) Pengembangan Infrastruktur Wilayah. (3) Penataan Kota, (A) Kemandirian Energi dan Kebutuhan Air Baku, (B) Penanganan Bencana dan Pengendalian Lingkungan Hidup, (C) Pengembangan Budaya Lokal dan Destinasi Wisata.

Akselerasi Kebijakan Pembangunan Kota Banjar Terhadap 3 Pilar Utama Pembangunan Nasional. (1) Peningkatan IPM, Keberpihakan dan Kemudahan Kepada Masyarakat. (a) Pro Poor (kebijakan publik yang memihak orang miskin atau pengurangan kemiskinan.red), (b) Pro Job (penciptaan lapangan kerja bagi penduduk perdesaan.red), (c) Peningkatan daya beli masyarakat. (2) Pembangunan Infrastruktur Pemerintahan. (3) Penataan Kota. (4) Penguatan dan Pemberdayaan Desa/Kelurahan.

Peningkatan IPM, Keberpihakan dan Kemudahan Pelayanan Kepada Masyarakat yaitu Bidang Pendidikan. Dalam rangka: Meningkatkan angka partisipasi murni, melek huruf dan peningkatan mutu pendidikan. Melalui : Pendidikan gratis mulai SD sampai dengan SMP. *Beasiswa bagi siswa terancam drop out (DO) mulai dari SD sampai dengan SMA/K. *Beasiswa mahasiswa berprestasi. *Insentif tutor PAUD dan tenaga pendidik dll.

Bidang Kesehatan: *Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui : *Pembebasan biaya berobat ke Puskesmas, RSUD kelas 3, dan RS. Hasan Sadikin Bandung. *Tunjangan tenaga dan para medis. *Pembentukan dusun siaga. *Intervensi terhadap gizi buruk. *Pembangunan Pos kesehatan dan seluruh Desa/Kelurahan. *Insentif kader Posyandu.

Bidang Daya Beli : Dalam rangka mendongkrak daya beli masyarakat, melalui : *Pemberian bantuan permodalan untuk home industry. *Fasilitas perizinan. *Pelatihan keterampilan berusaha. *Padat Karya produktif, dll.

Kita dan anda telah membaca upaya program pemerintah. “Kota Banjar tidak dibangun dalam satu hari”. Pemerintah kota maupun masyarakat, sadarilah bahwa transisi ini tidak hanya melibatkan unsur mental, proses belajar ini juga melibatkan unsur emosi. Setelah mengambil langkah kecil selama 8 tahun. Pemerintah Kota dan masyarakat Banjar harus siap untuk usaha selanjutnya. Yaitu “Kota Banjar harus berjalan sebelum bisa berlari”. Dengan kata lain, Kota Banjar mulai dengan jalan kecil, menuju berjalan, dan kemudian berlari.

Pesan kita: Selalu ambil langkah kecil setiap waktu, ingatlah bahwa “Kota Banjar tidak dibangun dalam sehari”.

Dirgahayu Sewindu Kota Banjar. ***

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles