Pembangunan Jembatan Cidahu Terhambat Biaya

24/02/2011 0 Comments

Pembangunan Jembatan Cidahu terkendala pembiayaan. Kondisi tersebut berlangsung sejak 2007. Aktifitas warga menjadi terhambat. Foto : Eji Darsono/HR.

Cipaku, (harapanrakyat.com),- Rencana pembangunan jembatan Cidahu, penghubung wilayah Desa Sindangjaya dengan Desa Bangbayang Kaler urung dilakukan. Pembangunan itu diketahui merupakan agenda program pembangunan bersama antar kedua desa pada tahun 2007.

Hingga kini, warga belum mengetahui kendala apa yang menyebabkan pembangunan jembatan itu ditunda. Padahal menurut warga sekitar, jembatan tersebut sangat mempengaruhi kelancaran aktifitas keseharian mereka.

Sule, sopir angkutan desa jurusan Kawali-Sadananya, ketika diwawancara HR mengatakan, keberadaan jembatan di Legoknyenang akan berdampak pada tingkat perekonomian dan jasa transportasi, baik ojeg atau angkodes.

Bersamaan dengan itu, Sule juga mempertanyakan tertundanya pembangunan jembatan tersebut. Sule mengira, dirinya bakal mendapatkan peningkatan jumlah penumpang, seandainya pembangunan jembatan tersebut direalisasikan.

Di tempat lain, Bakri, seorang warga, membayangkan kemudahan dirinya ketika akan membawa hasil pertanian miliknya. Dia memastikan, dirinya tidak akan mendapatkan kesulitan jika jembatan Cidahu benar-benar dibangun.

“Matrial batu untuk pembangunan sudah saya kirim sejak lama. Kebetulan waktu itu pihak desa memesan batu sebanyak 20 kubik dari saya. Kata Emon, penjual matrial batu, ketika dimintai tanggapan, beberapa waktu lalu.

Kades Ciakar, Eem Dahlia, mengatakan keberadaan jembatan di Blok Putat Sindangjaya-Bangbayang Kaler sangat dibutuhkan warga. Agenda program pembangunan jembatan diakui Eem sebagai dasar pihkanya untuk menumbuhkan perekonomian di wilayah tersebut.

Eem menegaskan, untuk memajukan wilayah pedesaan, pihaknya bersama desa sekitar membutuhkan dorongan pemerintah, terlebih lagi soal sarana prasarana dan infrastruktur jalan.

“Saya kira, jembatan yang seharusnya sudah dibangun itu dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan mobilitas masyarakat sekitarnya. Dan dana yang sudah kita berikan ketika sebesar Rp 5 juta,” ungkap Eem.

Di tempat terpisah, Mantan Kades Bangbayang, Kholis Darmawan, membenarkan bentuk kerjasama pembangunan jembatan antara pihaknya dengan Desa Ciakar. Menurut Kholis, yang melatarbelakangi terhambatnya pembangunan jembatan adalah karena faktor pembiayaan.(dji)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!