300 Pohon Trembesi Ditanam di Situ Leutik

10/03/2011 0 Comments

Ketua TP PKK Kota Banjar bersama Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup melakukan penghijauan di Kota Banjar. Foto : Eva Latifah/HR.

Pohon dan bunga yang ditanam tersebut selain bersifat kanopi, juga bersifat kesehatan. Karena, tanaman dapat menyerap CO2 yang berasal dari asap knalpot kendaraan, lalu menggantinya kembali dengan O2

Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka persiapan penilaian Adhipura, Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup (DKPLH) Kota Banjar, bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Banjar, melakukan penanaman bunga disepanjang ruang teduh hijau (RTH) Jl. Batulawang dan Tanjungsukur, Jum’at (4/3).

Kemudian, dilanjutkan dengan penanaman pohon di kawasan Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kel. Banjar. Hal itu dilakukan untuk merehabilitasi lahan kritis di sekitar Situ, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai penyedia serapan air.

Dua kegiatan itu dimulai sejak pukul 07.00 sampai 10.00 WIB. Kepala DKPLH Kota Banjar, Drs. Supratman, melalui Kabid. Pertamanan, Hj. Nurjanah, didampingi Kabid. Lingkungan Hidup, H. Basir, SP, MP., mengatakan, sebelumnya memang di sepanjang Jl. Batulawang dan Tanjungsukur telah ditanami pohon Tanjung, Bungur dan Glodogan.

Namun, untuk memperindah agar sepanjang jalan terlihat asri, maka harus pula dilengkapi oleh tanaman bunga. Jenis bunga yang ditanam diantara turus jalan itu adalah bunga Soka sebanyak 1000.

Menurut Nurjanah, jenis bunga tersebut sengaja dipilih karena warnanya akan terlihat semakin asri bila ditanam di antara turus jalan.

Jadi, pohon dan bunga yang ditanam tersebut selain bersifat kanopi, juga bersifat kesehatan. Karena, tanaman dapat menyerap CO2 yang berasal dari asap knalpot kendaraan, lalu menggantinya kembali dengan O2.

“Kita menghimbau kepada masyarakat sekitar mohon ikut menjaga tanaman, mulai dari membersihkan, menyirami dan memupuknya, sehingga lingkungan dapat dirasakan keindahannya. Selain itu, lingkungan juga akan terasa semakin sejuk dan asri,” ujarnya.

Sementara itu Basir menambahkan, untuk kawasan Situ Leutik ditanami sebanyak 300 pohon jenis Trembesi. Jenis pohon tersebut sengaja dipilih karena memiliki akar yang kuat untuk penahan air dan mencegah terjadinya longsor.

“Situ Leutik ini nantinya akan dijadikan kawasan agrowisata, dengan demikian mulai dari sekarang harus ditanami pepohonan yang besar dan kuat. Selain sebagai penahan air dan penahan longsor, juga sebagai peneduh. Karena di sini panas sekali kalau tidak ada pepohonan,” katanya.

Di tempat terpisah, Kabid. Hutbun Dinas Pertanian (Distan) Kota Banjar, Komarudin, mengatakan, berdasarkan data yang tercatat di Distan Kota Banjar, jumlah pohon yang telah ditanam di wilayah Kota Banjar selama tahun 2009 mencapai 71.300 pohon, dan pada tahun 2010 sebanyak 231.900 pohon. Sehingga jumlah totalnya mencapai 303.200 pohon. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!