Penanaman “Ki Hujan” Mampu Suplai Kebutuhan Oksigen

25/03/2011 0 Comments

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dengan ketinggian 20 meter, pohon Trembesi mampu menyerap 28,5 ton karbondioksida. Dengan daya serap yang tinggi, pohon Trembesi atau dikenal dengan sebutan pohon Ki Hujan, dipilih sebagai tanaman untuk penghijauan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Perkebunan (RLKSHP) Kab. Ciamis, Cecep, mengatakan, berdasarkan penelitian, pohon tersebut mampu menyerap 28,5 ton karbondioksida per tahun. Sementara Mahoni hanya mampu menyerap 296 kilogram, maka rasio secara matematis adalah 1:96.

“Dengan daya serap tinggi, Trembesi diharapkan mampu diandalkan sebagai pohon penghijauan yang mempunyai fungsi penyerapan karbondioksida tinggi. Jenis pohon ini sangat cocok ditanam di sepanjang jalan atau di sekitar lokasi industri,” kata Cecep, pekan lalu.

Di tempat terpisah, Kepla SMP Negeri 2 Ciamis, DR. Agus Try, mengatakan, bahwa sangat logis jika daya serap Trembesi sangat tinggi. Karena, pohon Trembesi atau Ki Hujan mempunyai banyak daun, dimana daun tersebut sebagai jalan dari pohon untuk menyerap karbondioksida, dan mengeluarkan oksigen.

Selain mempunyai daya serap yang tinggi terhadap air, sudah dipastikan bisa menjadi penahan erosi. Trembesi juga sangat cocok untuk ditanam, mengingat tingkat pencemaran udara terus meningkat.

“Logikanya, pertumbuhan penduduk semakin banyak, pembangunan semakin tinggi, semua sudah pasti memproduksi karbondioksida. Dan pertanyaannya, siapa yang akan memproduksi oksigen kalau bukan pohon. Sedangkan jumlah pohon makin sedikit, makanya harus diimbangi dengan penanaman pohon supaya suplai oksigen bertambah,” terangnya.

Menurut Agus, dengan mempunyai lingkungan yang kaya oksigen, misalnya di lingkungan sekolah, maka akan berdampak kepada tingkat keuletan dan kecerdasan siswa.

“Semakin banyak suplai oksigen di lingkungan sekolah, semakin bagus untuk berpikir, karena oksigen sebagai makanan tubuh dan otak juga. Dengan demikian akan memberikan kesegaran pada murid. Lain kalau jarang oksigen, dampaknya siswa akan mengantuk. Jadi pohon Trembesi ini sangat penting,” katanya.

Pendapat serupa dikatakan Kepala SMA Negeri 1 Cisaga, Drs. Yaya Suhyadi. Hingga saat ini pihaknya sudah menanam sekitar 20 pohon Trembesi di lingkungan sekolahnya.

“Dalam melakukan kegiatan penanaman tersebut, kami bekerjasama dengan Koramil Cisaga,” katanya. (DK)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!