Mabok No ! Organik Yes !

14/04/2011 0 Comments

Mendengar berita seorang siswa sebuah sekolah menengah, dikabarkan meninggal karena menegak alkohol dosis tinggi bersama teman-temannya. Tentu saja tujuannya agar mabok, bila sudah mabok, gengsi juga naik niiih gue, siapa eluu. Pokoknya biar mabok asal gaya, karena dosis tinggi dicampur sama minuman lain, laaa iyaalah mautpun menjemput. Kematian akibat minuman keras sering terjadi, dan menewaskan korban. Mabok di kalangan masyarakat miskin, kini tetap ngetren, pasalnya jelas banyak kekecewaan dalam menghadapi kehidupan yang menjepit.

Kita akan bercerita, bukan soal cerita mabok minuman keras yang bisa mengantarkan si peminum masuk kuburan. Soal gaya hidup sehat yang menggejala di kota dalam waktu cepat para penyedia jasa konsumsi bermunculan seperti restoran, pasar swalayan, toko roti, kue, hingga catering semuanya menawarkan menu sehat.

Bermula sebagai sebuah bisnis welless, seperti akupuntur, fasial, dan detoks pada tahun 2004. Healthy Choice mengembangkan bisnis seiring dengain tujuan memperkenalkan produk organik restoran, pasar swalayan, serta toko roti dan kue pun lantas hadir, dengan berbagai menu dan bahan pangan organik. Yaitu bahan yang di hasilkan tanpa zat kimia.

Para ahli gizi, menganjurkan agar penyadaran soal makan ditanamkan lagi lewat keluarga. Keluarga sebaiknya menghidupkan lagi makanan tradisional, sebab memasak dan mengkonsumsi makanan di rumah akan membangun kebahagian dan kebajikan yang semakin hilang.

Jadikan makanan sebagai obat dalam tubuh kita. Itu kata ilmuwan Yunani, Hippocrates. Boleh jadi itu semacam slogan, karena kini desakan berbagai jenis makanan berhamburan di sekitar kita, dan itu menggoda….. Produk organik yang tak tersentuh bahan kimia, menurut ahli gizi menjadi bahan pangan yang baik untuk tubuh. Akan tetapi, jika bahan makanan seperti itu masih sulit di dapat karena harganya mahal, bukan berarti pola makan sehat tak bisa dilakukan.

Dengan makanan yang ada di rumah makan, kita juga makan sehat. Pilih saja makanan yang banyak sayur, seperti gado-gado, sayur asem atau karedok. Jangan memilih daging terus, ikan bolehlah. Pola makan sehat tak menjamin, seseorang bisa hidup sehat dan bugar. Ada empat faktor lain yang juga penting. Yaitu berpikir sehat, istirahat sehat, aktivitas sehat, dan lingkungan sehat. Tidak pakai mabok segala. “Semuanya memiliki porsi yang sama untuk mewujudkan pola hidup sehat dan bugar’’. Tidak ada faktor yang dominan harus dimakan, segalanya harus seimbang. ***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!