“Apa yang Harus Kita Perbuat pada Perubahan Iklim yang Ekstrim”

13/05/2011 0 Comments

Iklim merupakan faktor alam yang bersifat given artinya merupakan fenomena alam anugerah dari sang Maha Pencipta Allah SWT yang harus diterima oleh manusia dan harus dikelola dengan baik supaya memberikan manfaat bagi kita khususnya para petani yang hidupnya sangat tergantung pada iklim.

Namun akhir-akhir ini kita sangat merasakan kondisi atau situasi iklim yang berubah menjadi sangat ekstrim. Pada dasarnya bumi selalu mengalami perubahan iklim dari waktu ke waktu. Hanya saja di masa lampau perubahan tersebut berlangsung secara alami, sedangkan saat ini perubahan iklim lebih disebabkan oleh ulah manusia sehingga sifatnya lebih cepat dan drastis.

Perubahan iklim yang ektrim tersebut dalam penggunaannya saat ini, khususnya pada kebijakan lingkungan, merujuk pada perubahan iklim modern. Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam distribusi pola cuaca secara statistik sepanjang periode waktu mulai dasawarsa hingga jutaan tahun. Perubahan ini dapat dikelompokkan sebagai perubahan iklim antropogenik atau lebih umumnya dikenal sebagai pemanasan global atau pemanasan global antropogenik.

Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.  Hasil kajian IPCC memastikan bahwa perubahan iklim global terjadi karena atmosfer bumi dipenuhi oleh gas rumah kaca (GRK), seperti karbon dioksida dan metana, yang dihasilkan oleh manusia. Gas karbondioksida terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar fosil dengan tujuan untuk menghasilkan energi dan juga akibat kebakaran hutan. Sementara gas metana terjadi akibat aktivitas pembuangan sampah.

GRK memiliki kemampuan untuk menangkap sinar infra merah dari sinar matahari yang direfleksikan oleh bumi. Karena itu semakin besar jumlah GRK di dalam atmosfer bumi maka bumi pun akan semakin panas. Kadar gas karbon dioksida dalam atmosfer mencapai 385 ppm pada tahun 2006, sebuah peningkatan yang luar biasa jika dibandingkan dengan data perubahan iklim selama kurun waktu 650.000 tahun terakhir.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.

Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, pembangunan pertanian yang berdampak pula pada kehidupan para petani. Sehingga para petani dengan kondisi saat ini penuh dengan ketidakbeuntungan. Selain itu, hujan terus menerus sepanjang tahun serta bencana di mana-mana seperti yanah longsor, banjir bandang, itu juga menjadi salah satu dampak dari pemanasan global.

Lalu apa yang harus kita lakukan dengan adanya perubahan iklim yang ekstrim tersebut ?

Pertama, ketika bumi sudah tidak seimbang dan terasa menyengat dengan segala permasalahannya sehingga menjadi berat beban hidup, maka menyerahlah, “Ya Allah”

Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita,

Dan wajah zaman berlumur debu hitam.

Kusebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang

Dan fajarpun merekah serasa menebar senyuman indah

(La Tahzan-Dr. Aidah al-Qarmi)

Jadi kita senantiasa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala yang terjadi di bumi ini, karena (Allah Maha lembut kepada hamba-hambanya) (QS. Asy-Syura: 19)

Kedua, kita harus bersabar dan berupaya dengan berpikir yang lebih baik dan tepat dengan mencermati dari permasalahan-permasalahan yang terjadi, antara lain aplikasikan teknologi tepat guna, sehingga senantiasa memberi situasi yang terbaik, usaha-usaha dibidang pertanian, misalnya membuat suhu yang diperlukan stabil bagi suatu budidaya, apa perlakukan yang harus dilakukan, bagaimana memutuskan siklus hama dan penyakit, sehingga para petani perlu memedomani prinsip-prinsip budidaya suatu komoditi yang diusahakan.

Ketiga, senantiasa membaca pangsa pasar usaha komiditi. Apa yang lebih baik pada kondisi saat pasar membutuhkan, sehingga bahwa petani sebagai produsen tetap bisa mensuplai permintaan dan tidak terjadi kondisi stagnan atau malah merugi.

Keempat, para leading sector khususnya pemerintah hendaknya selalu membuat permodelan-permodelan yang tepat dalam kondisi cuaca yang sangat ekstrim ini. Pemerintah harus cepat merespon dalam kondisi iklim ekstrim seperti ini dengan menyediaan bantuan langsung benih dan pupuk kepada petani.

Sehingga para petani tidak kehabisan akal dan senantiasa berbuat dan berusaha untuk dapat mempertahankan kehidupannya.

Jadi kesimpulannya jangan anda menyerah dalam keadaaan apapun, walaupun cuaca se-ekstrim pada saat ini, karena dibalik ini semua ada rahasia Illahi yang memang kita tidak tahu, di balik kesulitan semua ini tentu kemudahan-kemudahan yang belum kita rasakan dan tugas kita sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran, senantiasa berupaya berjuang yang lebih gigih sehingga terpecahkan masalah-masalah yang ada. (Asno Sutarno, SP, MP)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply