688 Warga Ikuti UN Jalur Paket C

07/07/2011 0 Comments

Sebelum Ujian Nasional (UN) Paket C dilaksanakan, Kabid. PLS Disdikpora Kota Banjar, Drs. Amir Komara, MM., menunjukkan tumpukkan amplop berisi soal UN yang disimpan di ruangannya. Foto : Aam Lusyana/HR.

Lulusan tahun ini dijamin ikuti proses pembelajaran selama 3 tahun

Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 688 warga belajar dari jalur Paket C mengikuti ujian nasional (UN) yang dimulai pada Selasa (5/7), sampai dengan Jumat (8/7), bertempat di SMK Negeri 3 Banjar dan SMK Negeri 1 Banjar.

Menurut Ketua Panitia Ujian Nasional Program Paket (UNPP), sekaligus Kabid. Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Banjar, Drs. Amir Komara, MM., bahwa peserta ujian persamaan berasal dari 26 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kota Banjar, dan 2 pondok pesantren.

“Jumlah warga belajar Paket C yang ikut UN mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu berjumlah 649 orang. Meski kenaikannya masih kecil, namun ini menunjukan bahwa animo masyarakat terus meningkat terhadap dunia pendidikan,” jelasnya, Senin (6/7).

Tingginya animo masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, jelas akan mendongkrak terhadap IPM Kota Banjar. Diharapkan kedepannya ketika telah terjun di lapangan atau tempat kerja, para lulusan Paket C mampu bersaing dengan siswa lulusan sekolah formal.

Lantaran, lulusan Paket C statusnya sama dengan lulusan sekolah formal, dan hal ini sudah dijamin dalam UUD 1945. Mereka bisa bisa melanjutkan ke perguruan tinggi atau pun langsung bekerja.

“Cuma bedanya dari faktor usia saja, karena kalau pendidikan formal, warga belajar ditentukan oleh usia, misalnya siswa SMA ,16 tahun sampai 18 tahun. Sedangkan, kalau di Paket C atau pendidikan nonformal usianya bebas, dari mulai usia wajib belajar, misalnya yang DO dari SMA, sampai lansia, bisa bersekolah di Paket C,” kata Amir.

Amir menambahkan, penyelenggaraan UN Paket C ini tidak dipungut biaya, alias gratis, karena sudah didanai oleh pemerintah. Dia juga menjamin, peserta yang mengikuti UN tahun ini bukan warga belajar yang hanya ikut ujian saja, tetapi juga mengikuti proses pembelajaran di PKBM-PKBM selama 3 tahun. (Amlus)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!