Bisnis Esek-esek Terendus Marak di Alun-alun Langensari

07/07/2011 0 Comments

Penjaja cinta semalam itu disinyalir dari daerah tetangga

Banjar, (harapanrakyat.com),- Alun-alun Kecamatan Langensari Kota Banjar merupakan salah satu tempat wisata alternatif keluarga dan masyarakat setempat. Keberdaan alun-alun, memang menjadi magnet tersendiri bagi banyak kalangan, termasuk para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Ternyata, tidak hanya PKL yang mengambil manfaat keberadaan alun-alun tersebut, tapi belakangan ini berkembang pula maraknya praktek transaksi prostitusi terselubung. Bisnis esek-esek ini, kini menjadi trend tersendiri dari daya tarik alun-alun Langensari.

Bisnis esek-esek terselubung itu, terungkap saat HR berbincang-bincang dengan seorang warga yang mengaku sering mengunjungi alun-alun. Dalam perbincangan tersebut, warga yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan, adanya transaksi bisnis esek-esek anak ABG usia sekolah di alun-alun Langensari.

Karena penasaran, HR mengorek kabar tersebut. Warga itu menyebutkan, para ABG tersebut bukan warga setempat, melainkan berasal dari wilayah perbatasan/ tetangga, seperti Citamiang, Cikawung, Madura, dan lainnya.

Para ABG ini, diakuinya kerap meramaikan suasana di alun-alun Langensari. Tidak hanya meramaikan, mereka juga bisa diajak kencan jika ada yang menginginkan hubungan cinta semalam.

Dalam perbincangan itu, dia mengungkapkan tarif yang biasa dipatok para ABG bervariasi, khusus Om-om yang sudah kerja, dipatok harga di atas Rp 300 ribu. Sementara untuk teman kencan seusia mereka, dipatok tidak lebih dari Rp 100 ribu.

Sementara itu, Kasubag TU Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), A. Budiman, ketika dimintai tanggapan, Selasa (5/7) membenarkan kabar adanya bisnis esek-esek terselubung di kawasan alun-alun Langensari.

Hanya saja Abah, (panggilan akrab Budiman), mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan kabar tersebut. “Kami sudah mendengarnya. Hanya saja, hingga kini belum ada laporan resmi dari warga, yang mengeluhkan perihal adanya bisnis esek-esek di wilayah tersebut. Selain itu, jumlah petugas juga terbatas, sehingga menyulitkan untuk bertindak dengan cepat,” katanya.

Meski begitu, Abah menyayangkan upaya pemerintah untuk ‘mempercantik’ Alun-alun Kecamatan Langensari, malah disalahgunakan oleh para oknum remaja ABG tanggung tersebut. Meski begitu, Abah mengaku akan menyelidiki terlebih dahulu kabar yang sampai ke telinganya.

“Satpol PP pastinya akan mencoba memastikan terlebih dahulu kabar tersebut. Setelah itu, kami baru akan mengambil tindakan tegas kepada mereka,” katanya. (deni)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply