Guru Harus Mengusai PAIKEM & Pendidikan Berkarakter

03/07/2011 0 Comments

Dinas Pendidikan Ciamis menggelar Workshop MGMP, di Wisma PGRI Ciamis, Senin-Selasa (27-28/6). Kegiatan tersebut untuk memotivasi agar organiasi MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) di jenjang SMP dan SMA/SMK terus melakukan aktivitas dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Foto : Subagja Hamara/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebagai bentuk upaya menggeliatkan dan memotivasi agar organiasi MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) di jenjang SMP dan SMA/SMK terus melakukan kegiatan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan Ciamis menggelar Workshop MGMP, di Wisma PGRI Ciamis, Senin-Selasa (27-28/6).

Ketua Penyelenggara Workshop MGMP yang juga Kasubag Bina Program Dinas Pendidikan Ciamis, H. Anto Risyanto, M.Pd, mengatakan, dalam tema workshop kali ini lebih diarahkan kepada pemberian materi kepada guru agar menguasai teknik PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) juga mengenai penguasaan teknik pendidikan karekter.

“ Sesuai arahan dari Kemendiknas bahwa seluruh guru harus menguasai teknik PAIKEM dan teknik pendidikan karekter. Teknik PAIKEM ini cenderung lebih kepada penguasaan guru di kelas dalam memberikan pembelajaran atau mentransferkan ilmu dan pengetahuan kepada siswa agar mudah dicerna,” “ terangnya, kepada HR, disela-sela kegiatan Workshop, Senin (27/6).

“ Sementara pendidikan karekter lebih diarahkan kepada penguasaan guru dalam membentuk karekter siswa agar terbangun moral dan ahklak yang mulia,” tambahnya.

Menurut Anto, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya diarahkan kepada ilmu pengetahuan saja, tetapi juga dibarengi dengan pembangunan moral dan ahklak siswa.

“ Karena seiring perkembangan dan kemajuan ilmu teknologi saat ini, sangat rentan terjadinya penyalahgunaan ilmu itu sendiri. Seperti contoh penggunaan teknologi internet, apabila tidak dibarengi dengan pendidikan karekter siswa, ilmu ini bisa disalahgunakan oleh siswa, seperti membuka situs porno dan laman internet lainnya yang sangat tidak mendidik,” ungkapnya.

Selain materi soal teknik PAIKEM dan pendidikan berkarakter, lanjut Anto, dalam workshop ini pun memberikan materi tentang program-progam pembangunan Pemkab Ciamis secara menyeluruh. Dalam hal ini guru perlu diberi wawasan mengenai kebijakan dan program pembangunan apa saja yang saat ini digulirkan oleh Pemkab Ciamis.

“ Kebijakan dan program pembangunan Pemkab kan perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Nah, mensosialisasikan hal itu melalui guru tentunya sangat efektif,” katanya.

“Karena guru bisa menyampaikan hal itu kepada siswanya. Juga di lingkungan masyarakatnya pun guru bisa menyampaikan kepada tetangganya. Karena saat ini banyak guru yang menjadi tokoh masyarakat di lingkungannya,” ujarnya sembari manambahkan jumlah guru yang berkisar 13 ribu di Kab. Ciamis pun bisa menjadi modal guna mengefektifkan menyampaikan sosialisasi kebijakan dan program pembangunan Pemkab kepada masyarakat.

Anto pun berharap dengan adanya workshop ini bisa menjadi perangsang agar kegiatan MGMP terus berjalan secara berkesinambungan.

“ Kita sangat berharap MGMP terus melakukan kegiatan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi juga profesionalisme guru. Karena MGMP ini bisa dijadikan sarana untuk dijadikan tempat diskusi dan tukar pikiran antar guru yang bertujuan dalam rangka memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Sementara workshop ini diikuti oleh 80 peserta dari perwakilan guru SMP yang digelar pada Hari Senin (27/6). Sementara pada hari kedua, Selasa (28/6), diikuti oleh 80 peserta dari perwakilan guru SMA/SMK. Kepala Dinas Pendidikan, Drs. H. Akasah, M.BA dan Kepala Bappeda Kab. Ciamis, Ir. Tiwa Sukriyanto, MS, menjadi salah satu narasumber  dalam workshop MGMP ini. (Bgj)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply