Mahasiswa STISIP BP Bantu Tanam Kedelai dan Kemah Dakwah di Cileungsir

07/07/2011 0 Comments

Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cileungsir, Kec. Rancah, Kab. Ciamis, tampak sedang membantu petani melakukan penanaman bibit kedelai di lahan pesawahan. Foto : Yogi SM

News, (harapanrakyat.com),- Sejak hari Minggu sampai Selasa (3-5/7), sejumlah mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bina Putera Banjar, melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diisi dengan program penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan, serta kegiatan kemah dakwah santri diniyah.

Pada program pertanian, Ketua Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Rancah, Mamat Rahmat, A.Md., memberikan kesempatan kepada para mahasisiwa untuk membantu Kelompok Tani Harapan I, dalam melakukan menanam bibit kedelai, di lahan sawah milik warga seluas 10 hektare, Senin (4/7).

Menurut Mamat, bibit kedelai diperoleh dari bantuan sosial yang diajukan pihaknya melalui Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPPT). Setelah ajuan tersebut terealisasi, selanjutnya fokus penanaman bibit kedelai dilaksanakan oleh Kelompok Tani Harapan I.

Pada musim pasca panen, lahan sawah menjadi terbengkalai karena mengering. Hal itu disebabkan sawah di daerah Cileungsir hanya mengandalkan irigasi desa.

Tanaman tumbuh sekitar 85 hari, dan pada masa tanam akan ada pengawasan terhadap tanaman sebanyak 8 kali.

Adapun bantuan berupa bibit kedelai yang diterima Kelompok Tani Harapan I yaitu sebanyak 400kg (tiap hektar 40kg), bijobium 2,5 kg (hanya untuk 1 hektar), dan pupuk organik 5 kwintal (hanya untuk 1 hektar).

Sedangkan, pada kegiatan Kemah Dakwah Santri Diniyah, dilaksanakan di Lapangan Cintanegara, Dusun Pangrumasan, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak hari Minggu-Selasa (3-5/7).

Namun, acara pembukaan dilakukan Senin (4/7), oleh WakilBupati Ciamis, H.Iing Syam Arifin. Dalam sambutannya dia berpesan kepada guru-guru madrasah, TPA, TKA dan RA, bahwa minimal dalam 1 hari mereka harus menyampaikan kepada anak didik tentang bahaya narkoba.

Selain itu, H. Iing juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk memahami, mensosialisasikan bahaya narkoba di seluruh elemen masayarakat, termasuk sekolah dan pesantren, guna mencegah dan menyelamatkan generasi muda.

Peserta kegiatan meliputi anak-anak santri yang merupakan kafilah utusan dari diniyah di wilayah KKDT Kec. Rancah, dengan jumlah peserta sekitar 80 DTA (tiap DTA terdiri 10 orang).

Ketua Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Kec. Rancah, Ust. Syarip Hidayat, S.Ag., mengatakan, dengan tema Mengikhlaskan Niat Menjalin Benang-benang Ukhuway dan Menjadi Simpul Ikatan Santri Diniyah, diharapkan dapat membangun kebersamaan dan semangat para santri, dalam mengikuti kegiatan Kemah Dakwah Santri Diniyah.

Materi kegiatan menliputi lomba pildacil, Murottalil Qur’an, kaligrafi, cerdas-cermat, kasidah rebana, out bond, tennis meja, dan lomba lintas masjid/diniyah. Selanjutnya diteruskan dengan kegiatan tabligh akbar, yang menghadirkan KH. Drs. Asep Syamsudin, dari Bandung,

Pada kegiatan Lomba Lintas Masdarah/Diniyah, mahasiswa KKN STISIP Bina Putera Banjar, yang diketuai Yogi Sugiarto Maulana (semester VII, Jurusan Ilmu Administrasi Niaga), ditugaskan untuk membantu menjaga POS 1. ***

Penulis : Yogi SM. Mahasiswa KKN STISIP BP Banjar, Jurusan Administrasi Niaga (Bisnis)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!