Bangkrut dari PKL, Utar Beralih menjadi Tukang Sol Sepatu

15/09/2011 0 Comments

Utar Beralih menjadi Tukang Jasa Sol Sepatu setelah mengalami kebangkrutan dari usahanya semula. Foto : Dian Sholeh Wardiana/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Maraknya toko sepatu di Pasar Manis Ciamis ternyata tidak berpengaruh terhadap usaha jasa sol sepatu/sandal. Buktinya, hingga saat ini jasa sol sepatu/sandal masih tetap diminati masyarakat.

Seperti yang terlihat di Jl. Malabar, tepatnya samping Toko Taufiq Ma’arif. Seorang penjual jasa sol sepatu/sandal tampak sibuk sedang memperbaiki sepatu pelanggannya yang rusak. Bahkan kalau lagi ramai, pelanggan harus antri menunggu giliran, sebab penjual jasa sol sepatu akan memperbaiki terlebih dahulu sepatu pelanggan sebelumnya.

Utar, salah seorang penjual jasa sol sepatu/sandal, saat ditemui HR, Senin (12/9), mengatakan, sudah hampir 10 tahun menjadi tukang sol sepatu. Dia mengaku, dalam sehari mampu mendapat keuntungan sebesar Rp.50 ribu.

Dan, kalau sedang ramai, Utar bisa membawa uang ke rumahnya hingga Rp.100 ribu. “Penhasilan yang saya dapat ya lumayan untuk menghidupi istri dan sekolah anak,” kata Utar.

Lanjut dia, jasa sol sepatu dan sandal ditarif Rp.5 ribu sampai Rp.10 ribu perpasang. Namun itu pun diukur dari tingkat kesulitan setiap sepatu atau sandal yang diperbaiki, karena kerusakannya ada yang ringat dan berat.

Selain itu, Utar juga menyediakan sepatu-sepatu bekas untuk dijual. Harga sepatu bekas dibandrol sebesar Rp.20 ribu sampai Rp.25 ribu, tegantung kondisi sepatunya.

Dia menuturkan, sebelum terjun menggeluti usaha jasa sol sepatu/sandal, dirinya pernah menjadi pedagang kaki lima di Alun-alun Ciamis. Tapi, usahanya bangkrut akibat sepi, bahkan modal yang ada terpakai untuk kebutuhan hidup keluarga.

Hal itu tidak membuatnya mengeluh dan putus asa. Setelah usaha dagangnya bangkrut, Utar langsung menjadi penjual jasa sol sepatu/sandal keliling selama lima tahun. Selama menjadi tukang sol keliling, dalam satu hari dia pernah mengalami tidak mendapatkan konsumen satu orang pun.

Profesi penjual jasa sol sepatu/sandal memang pekerjaannya kelihatan sederhana, dan mungkin tidak ada orang memiliki cita-cita menjadi tukang sol. Namun, pekerjaan yang dianggap sepele tersebut mempunyai arti besar bagi seseorang. Karena, dengan memperbaiki sepatu rusak, orang tidak usah membeli sepatu baru.

“Sudah sepuluh tahun menjalani usaha ini. Dan saya sengaja tidak mangkal di Pasar Manis karena tukang sol sepatu di sana sudah terlalu banyak. Makanya saya lebih memilih mangkal di Jalan Maleber, lantaran jalan ini sangat strategis untuk penjual jasa sol sepatu seperti saya,” pungkasnya. (DSW)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!