Warga Parunglesang Masih Butuh Bantuan MCK

22/09/2011 0 Comments

Sebagaian besar warga RT 01/12, Lingkungan Parunglesang, Kelurahan/Kecamatan Banjar, selama ini masih menggunakan sarana MCK seadanya yang dibuat warga di pinggir Sungai Cibuntu. Foto : Eva Latifah/HR.

Hasil Survey BPS Kota Banjar, Jumlah Warga Miskin Terbanyak Berada di Kel. Banjar

Banjar, (harapanrakyat.com),- Meski wilayahnya sudah mendapat bantuan sarana umum berupa tempat mandi, cuci, kakus (MCK), namun Ketua RT 01/10, Lingkungan Parunglesang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Dede Setiawan, mengharapkan lingkungannya bisa mendapatkan kembali bantuan serupa dari pemerintah setempat.

Pasalnya, kata Dede, berdasarkan hasil survey dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar, bahwa jumlah warga miskin terbanyak di wilayah Kelurahan Banjar berada di lingkungannya.

Menurut dia, dari jumlah 54 kepala keluarga (KK), hanya 3 KK saja yang tergolong warga mampu. Ke 54 KK tersebut merupakan penduduk asli. Sedangkan, kalau ditambah dengan penduduk yang menempati rumah kontrakan jumlahnya mencapai sekitar 60 KK.

Rumah tinggal warga di lingkungan RT 01 rata-rata tidak dilengkapi sarana MCK, sehingga masih banyak masyarakat yang belum berprilaku hidup sehat. Selama ini mereka menggunakan fasilitas MCK seadanya yang dibuat warga di pinggir Sungai Cibuntu.

“Kalau sedang musim kemarau seperti sekarang ini biasanya melakukan MCK di Sungai Citanduy. Mereka bukan tidak mau mempunyai tempat MCK pribadi, tapi karena faktor ekonominya tidak memungkinkan. Untuk itu kami berharap lingkungan kami bisa mendapatkan bantuan sarana MCK umum lagi,” terangnya, Sabtu (17/9).

Dengan kondisi seperti itu, lanjut Dede, maka wajar apabila dirinya sebagai Ketua RT sering mengajukan berbagai macam permohonan bantuan kepada pihak pemerintah, baik berupa pemasangan listrik gratis, rehab rumah, maupun pembuatan sertifikat tanah (Prona).

Sebagai Ketua RT, kata Dede, dirinya berharap pemerintah setempat mengabulkan keinginan warganya tersebut. Lantaran, tidak mungkin satu MCK umum yang baru selesai dibangun itu digunakan oleh sekitar 50 KK.

“Saya juga diprotes sama warga karena disangkanya saya lebih mementingkan kebutuhan sarana MCK bagi warga yang berada di blok Situbintang, sementara kebutuhan sarana MCK bagi warga yang tinggal di blok Cibuntu tidak diperhatikan. Makanya kalau bisa saya minta untuk dibuatkan lagi satu sarana MCK umum di blok Cibuntu,” harapnya. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply