Rekompak Dinilai Berhasil, Rp. 2,5 Mlilyar Untuk OW Batukaras

20/10/2011 1 Comment

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinilai sukses mengawal pelaksanaan penyaluran dana bantuan Rekompak- JRF sebesar Rp. 20 milyar yang dimana merupakan program recovery pasca tsunami Pangandaran, Kementrian PU memberikan bantuan kepada Pemkab Ciamis senilai Rp. 2,5 milyar untuk penataan Objek Wisata (OW) Batukaras di Kecamatan Cijulang. Namun, bantuan tersebut turun ke Kab. Ciamis berupa kegiatan, karena proses lelang program tersebut diselenggarakan di Kementrian PU Jakarta.

Kasubid Sarana dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Ciamis, H. Tino Armyanto, ST, MT

Kasubid Sarana dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Ciamis, H. Tino Armyanto, ST, MT, mengatakan, bantuan tersebut diperoleh Kab. Ciamis menyusul adanya penilaian dari pemerintah pusat bahwa Pemkab Ciamis dinilai sukses dalam mengawal pelaksanaan bantuan recovery pasca tsunami Rekompak- JRF yang dibiayai oleh empat negara donor.

” Selama empat tahun program Rekompak- JRF secara bertahap digulirkan di Ciamis, alhamdulilah dinilai sukses dalam pengelolaannya. Atas keberhasilan tersebut, pemerintah pusat memberikan reward kepada Kab. Ciamis dengan memberikan bantuan kegiatan  sebesar Rp. 2,5 milyar untuk penataan OW Batukaras,” terangnya, kepada HR, di kantornya, pekan lalu.

Hanya saja, lanjut Tino, pemerintah pusat tidak memberikan bantuan berupa kucuran dana ke Kab. Ciamis untuk realisasi program tersebut, melainkan hanya kegiatannya yang memilih locus di Kab. Ciamis.

“Jadi, mulai dari proses perencanaan hingga proses lelang diselenggarakan di Kementrian PU Jakarta. Pemkab hanya menerima hasil dari kegiatan pembangunan tersebut,” terangnya.

Dana sebesar Rp. 2,5 milyar tersebut, terang Tino, akan diperuntukan guna membangun area parkir OW Batukaras, arena joging track, perbaikan jalan masuk ke OW Batukaras, pembuatan boulevard dan pembuatan shower pantai. “Selain itu, OW Batukaras juga masuk kategori PKNP (Pusat Kegiatan Nasional Pariwisata). Makanya, pemerintah pusat berminat melakukan penataan di Objek Wisata pantai tersebut,” ujarnya. (Bgj)

About author

Related articles

1 Comment

Leave a Reply