Karena Stres Sempat Memukul Wartawan Lokal

11/11/2011 Berita Ciamis , Headline
Karena Stres Sempat Memukul Wartawan Lokal

Sisi lain : Tragedi Tenggelamnya Kapal Pengangkut Imigran Gelap dari Tiga Negara Arab

Bangkai kapal kayu yang ditumpangi imigran gelap dari Iran, Afganistan dan Pakistan, berhasil dievakuasi petugas gabungan ke kawasan Pantai Pangandaran untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polres Ciamis.

Sementara itu Kapolsek Pangandaran AKP Sugiarto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab tenggelamnya kapal kayu penangkap ikan, termasuk memeriksa dokumen yang hilang tenggelam di laut bersama kapal yang naas itu. Termasuk memeriksa para penumpang kapal itu.

Berdasarkan pengakuan para penumpang kapal naas berkewarganegaraan asing itu, dokumennya hilang di laut. Sejauh ini belum jelas penyebab pasti kecelakaan. Soalnya susah sekali mengorek keterangan dari mereka. Bahkan satu diantara mereka sempat memukul wartawan lokal yang hendak meliput peristiwa itu. Ada dugaan kapal jungkir balik dihantam ombak besar.

Kapal yang belum pasti berapa jumlah penumpangnya itu, menurut Asep Udel anggota Balawista Pantai Pangandaran. Langsung terbawa arus ombak hingga hingga terdampar di Pantai Palawang Majingklak Kecamatan Kalipucang.

Awalnya yang mengetahui, bahwa ada beberapa orang yang terdampar dalam keadaan tewas, nelayan setempat yang melakukan pertolongan langsung membawa korban ke Puskesmas Pangandaran. Selain korban tewas, kata Asep Udel, ada 14 orang asing mengalami luka-luka dan kini dirawat di Puskesmas Pangandaran.

Enam orang tewas, 14 orang luka-luka semua warga negara Afganistan dan Iran yang rencana akan meminta suaka ke Australia. Sementara itu, petugas Balawisata dibantu nelayan setempat, aparat kepolisian dan Pol Airud Pantai Pangandaran hingga Selasa siang (1/11) masih terus berupaya melakukan penyisiran di laut dan pantai karena khawatir masih terdapat korban lainnya.

Kejadian tragis yang menimpa warga negara asing  di tiga negara Arab, enam ditemukan tewas, 14 luka-luka, sementara 10 orang masih dalam pencarian. Upaya mencarian masih terus dilakukan di sekitar perairan Pangandaran. Kapal mengangkut 70 imigran gelap itu terbalik sekitar pkl 05 WIB, dengan awak kapal warga Negara Indonesia selamat, masih diamankan di Pos Pol Airud Nico Demos (22), Herman (35), dan Arifin (35) asal NTT (Nusa Tenggara Timur). (es)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles