Formulir KK dan KTP Habis, Pemdes Kewalahan Penuhi Permohonan Warga

01/12/2011 0 Comments

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah Pemerintah Desa di Kab. Ciamis mengaku kewalahan, lantaran formulir pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah habis. Padahal, masih banyak masyarakat di tingkat desa yang belum membuat KK dan KTP.

Kades Imbanagara, Dadang, Minggu lalu, di Sekretariat Asosiasi Pamong Desa Indonesia (APDI) Ciamis, mengatakan, pihaknya kehabisan formulir pembuatan KK dan KTP. Akibatnya, banyak permohonan warga untuk membuat KK dan KTP menjadi tertunda.

Menurut Dadang, semenjak direalisasikannya program bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH), banyak warga yang mengajukan pembuatan KTP. Soalnya, Program itu mengharuskan warga memiliki dan membuat KTP.

“Salah satu syarat penerima PKH adalah memiliki rekening Bank. Dan untuk membuat rekening, pihak Bank meminta warga menyertakan dan menunjukkan KTP,” katanya.

Hal senada diungkapkan Kabag Kesra Desa Mekarjaya, Engkus. Dia mengatakan, hampir seluruh pemerintahan desa di Kab. Ciamis mengalami kesulitan memenuhi permohonan pembuatan KTP dan KK warga, disebabkan minimnya formulir.

Menurut Engkus, selama ini, kebutuhan formulir KK dan KTP disuplai dari Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Dinas Capilduk) Kab. Ciamis. Namun, untuk periode kali ini, suplai formulir belum mencukupi permohonan warga.

Engkus mengaku sudah mengajukan hal tersebut kepada pihak Pemerintah Kecamatan. Namun, pada kenyataannya, pihak kecamatan juga mengalami kendala yang sama dengan Pemerintahan tingkat desa.

Di tempat terpisah, Kadis Capilduk Kab. Ciamis, Yoni Kuswandiono, Minggu lalu, menyangkal jika bahwa formulir di tingkat kecamatan minim. Dia mengaku sudah menyuplai formulir kepada pemerintah tingkat kecamatan dalam jumlah banyak.

Kalaupun demikian, Yoni justru mempertanyakan, kenapa pihak kecamatan tidak melaporkan perihal kekurangan formulir tersebut. Agar tidak menjadi penghambat dalam permohonan pembuatan KK dan KTP warga.

Namun begitu, Yoni menegaskan, guna menghindari kesalahpahaman di tingkat kecamatan dan desa, pihaknya akan melakukan pengecekan jumlah stock (ketersediaan) formulir KTP dan KK. (es)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!