Kab. Pangandaran Ingin Terwujud, Elit Parpol- Presidium Harus Bersatu

01/12/2011 0 Comments

Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Munculnya wacana kurang harmonis antara Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran dengan elit Partai Politik (Parpol) asal Ciamis Selatan yang ditenggarai adanya gesekan kepentingan politik, akhirnya diluruskan dalam sebuah pertemuan di salah satu hotel di Pangandaran, pekan lalu.

Pertemuan itu pun akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk bersama-sama berjuang mewujudkan pembentukan Kabupaten Pangandaran yang sudah mendapat dukungan penuh dari keputusan politis melalui sidang pleno DPR tentang penetapan 17 calon daerah otonom baru di Indonesia.

Anggota DPRD Ciamis, asal Mangunjaya, Iwan M. Ridwan, S.Pd, M.Pd, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan inisiatif elit parpol Ciamis Selatan yang ingin mengkonsolidasikan seluruh komponen di wilayah Ciamis Selatan untuk bersama-sama berjuang mewujudkan pembentukan Kabupaten Pangandaran.

“ Pertemuan itu juga bisa dikatakan sebagai momen rekonsialisasi apabila benar ada gesekan kepentingan politis antara elit parpol dengan presidium. Karena dalam perjalanan proses pemekaran ini, kerap diwacanakan adanya kubu-kubuan, maka dengan adanya pertemuan itu, diharapkan bisa mencair dan kembali berjuang bersama, “ ujarnya, kepada HR, pekan lalu.

Iwan mengungkapkan adanya kebersamaan antara elit parpol dengan presidium tentunya sangat dibutuhkan untuk menguatkan langkah guna mempercepat proses pembentukan Kabupaten Pangandaran. “ Apalagi saat ini proses pembentukan Kabupaten Pangandaran sudah masuk proses politis, dimana perlu adanya dukungan dari seluruh parpol di DPR,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Iwan, apabila elit parpol di Ciamis Selatan berjuang bersama dengan presidium, tentunya akan mempermudah untuk melakukan lobi politik di DPR maupun saat melakukan lobi dengan pemerintah pusat.

“ Artinya begini, elit parpol di Ciamis Selatan meminta dukungan ke masing-masing parpol-nya di pusat dan ke Anggota DPR-nya. Lobi dukungan melalui jaringan seluruh parpol, tentunya akan semakin memperkuat posisi Pangandaran saat proses persetujuan di DPR maupun di pemerintah,” ujarnya.

Iwan pun mengakui bahwa Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran merupakan representasi perwakilan masyarakat Ciamis Selatan, karena sudah mendapatkan mandat dari seluruh BPD (Badan Permusyawarahan Desa) 10 kecamatan di wilayah Ciamis Selatan. “ Makanya, dua element ini harus bersatu, apabila pembentukan Kabupaten Pangandaran ingin segera terwujud,” imbuhnya.

Iwan pun meminta agar seluruh elit politik di Ciamis Selatan untuk menahan diri agar tidak mewacanakan dan berpikir siapa yang nanti menjadi Bupati Pangandaran. “ Saya heran. Jika diibaratkan, lapang sepakbola belum jadi, kok sudah ribut ingin main bola. Seharusnya seluruh komponen di Ciamis Selatan berjuang dulu bikin ‘lapang sepakbola’. Mau bisa main bola gimana, wong lapangnya aja belum jadi,” ujarnya.

Ditemuai terpisah, Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman, B.Sc, menyambut baik adanya gagasan dari elit parpol asal Ciamis Selatan untuk berjuang bersama dalam mempercepat pembentukan Kabupaten Pangandaran.

“ Memang saya akui penting adanya kebersamaan dalam perjuangan ini. Jika berjuang bersama, dipastikan akan memperkuat posisi lobi Pangandaran di DPR maupun di pemerintah. Kita sangat senang dan mengapresiasi adanya gagasan ini. Hanya, dalam kebersamaan ini, kita minta juahkan dusta diantara kita, “ ungkapnya. (Bgj/Ukan)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!