MOTOR PENGGERAK PERTUMBUHAN KAWASAN PERBATASAN

23/12/2011 0 Comments

(Kuningan Summit; Kerjasama Pembangunan Daerah Perbatasan Jabar-Jateng)

Tahun depan investasi akan menjadi kunci utama buat pemerintah dari pusat, provinsi sampai kabupaten kota di negeri ini. Bila ingin menggenjot pertumbuhan ekonomi melebihi tahun ini. Sejumlah investasi dan infrastruktur penting dituntaskan pada 2012, antara lain jalan, air, dan listrik (JAL) ditambah infrastruktur pembangunan taman kota, gedung-gedung pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional dengan bangunan modern.

Pekerjaan rumah terbesar adalah kemampuan dan polical will pemerintah, mengatasi kendala utama pembangunan infrastruktur seperti pembebasan lahan dan jaminan buat investor. Keinginan pemerintah mengeluarkan lebih banyak dana untuk investasi infrastruktur juga bisa bermanfaat bagi penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran. Tanpa itu semua, pertumbuhan tahun depan tak akan punya gereget.

***

Kuningan Summit, kerjasama pembangunan daerah perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah. Menjadi bagian hasil rapat koordinasi perbatasan (Rakortas Jabar-Jateng). Kesepakatan bersama terhadap perencanaan dan pelaksanaan. Serta kerjasama PemProv. Jabar-Jateng, termasuk Kabupaten/Kota. Koran HR (Harapan Rakyat), Koran na urang Banjar jeung Ciamis, yang mengusung motto Berbeda untuk Bersatu. Berlangsung di Pangandaran 16 Desember 2011 yang lalu, menjadi perhatian Koran lokal yang berpenampilan global HR.

Kawasan Strategi Provinsi adalah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting secara provinsi terhadap kedaulatan provinsi, pertahanan keamanan negara, ekonomi, sosial budaya, dan atau kelestarian lingkungan, termasuk wilayah yang ditetapkan sebagai warisan dunia.

Rakortas itu diikuti oleh Kementerian Dalam Negeri, Bappeda Prov Jabar-Jateng, Bupati/Wali Kota, Bappeda Kabupaten/Kota dua Prov Jabar-Jateng. Dengan kriteria; 1. Kawasan yang memiliki potensi pengembangan yang bersifat lintas Kabupaten/Kota. 2. Kawasan yang membutuhkan sinergitas koordinasi penanganan lintas Kabupaten/Kota, baik yang bersifat fisik lingkungan, kebencanaan, maupun ekonomi. 3. Kawasan yang diprioritaskan menjadi kawasan yang mendorong perekonomian Jabar-Jateng. 4. Kawasan yang terletak diperbatasan provinsi dan memerlukan sinkronisasi penataan ruang dan pengembangan wilayah dengan kawasan perbatasan. 5. Kawasan yang memiliki nilai sejarah dan vital untuk dipertahankan sebagai simbol masing-masing provinsi. 6. Kawasan yang memiliki fungsi pertahanan keamanan.

Strategi Perencanaan Pembangunan Wilayah Perbatasan Provinsi Jawa Barat. 1. Strategi utama perencanaan bidang pemerintahan. Reformasi birokrasi dan kerjasama pembangunan antar daerah. 2. Strategi utama perencanaan bidang fisik. Menuntaskan pembangunan infrastruktur strategis dan mengembangkan Metropolitan Cirebon Raya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. 3. Strategi utama perencanaan bidang ekonomi ; Meningkatkan daya beli masyarakat dan mengembangkan perekonomian berbasis potensi lokal. 4. Strategi perencanaan bidang sosial budaya; Meningkatkan keunggulan SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pendidikan dan kesehatan, serta perkuatan nilai budaya dan kearifan lokal. 5. Strategi utama perencanaan bidang pendanaan pembangunan; Diversifikasi sumber-sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan pelibatan dunia usaha.

Perbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, salah satu diantaranya Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar. Kabupaten Ciamis, Kecamatan Kalipucang, Mangunjaya, Lakbok, Purwadadi, Cisaga, dan Tambaksari. Kota Banjar, Kecamatan Purwaharja, Pataruman, Langensari. Kabupaten Cilacap Jateng, Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, Kedungreja, Patimuan, Kawunganten, Cilacap selatan.

Tingkat perkembangan desa (Permendagri No.12/2007, tentang pedoman penyusunan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan). Terdiri dari: ekonomi masyarakat, pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, keamanan dan ketertiban, kedaulatan politik masyarakat, peran serta masyarakat dalam pembangunan, lembaga kemasyarakatan, kinerja pemerintah desa dan kelurahan, pembinaan dan pengawasan.

Kerjasama Desa (PP No.72/2005, tentang desa) : peningkatan perekonomian masyarakat desa, peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, sosial budaya, ketentraman dan ketertiban, pemanfaatan sumber daya dan teknologi tepat guna dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

Permasalahan, persoalan batas memang multi-dimensi yang melibatkan aspek legal, teknis, dan socsal ekonomi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu prioriatas dalam melaksanakan otonomi daerah. Dalam era otonomi, luas daerah menjadi salah satu indikator dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU).

Provinsi Jawa Tengah;

Pancangsana/KWS strategis perbatasan Jateng-Jabar, dalam perspektif RTRW Jateng.-Ditetapkan sebagai kawasan strategis perbatasan antara Kabupaten Cilacap Jateng dengan Kabupaten Ciamis Jabar. *Fungsi ruang; Kawasan konservasi (selaras dengan tujuan RTRW). Budidaya utama, pertanian, perikanan dan pariwisata. Kota Cilacap merupakan pusat pertumbuhan kawasan pantai selatan. Salah satunya basis perikanan dan kelautan. Kota Cilacap ditetapkan PKN (Pengembangan Kawasan Nasional), diindikasikan oleh fasilitas-fasilitas skala nasional, regional & lokal.

Evaluasi Rakortas Jateng-Jabar, kerjasama dibidang pendidikan, praktek kerjasama SMK, praktek industri dan dunia usaha. *Pelayanan Jamkesmas, konservasi Segera Anakan, Infrastruktur JJLS, bendung Matenggeng. Pos lalu-lintas ternak yang dipadukan dengan hasil komoditas hasil pertanian dan kehutanan. Revesi penataan ruang kawasan Pacang Sanak dan Kawasan Cibening (Pemerintah pusat).

Rencana pembangunan di Prov. Jawa Tengah, RPJPD Provinsi Jateng, RPJMD Provinsi Jateng. Penataan ruang, RTRW Prov. Jateng (Perda 6/2010), RTRW Kabupaten Brebes (Perda 2/2011), RTRW Kab. Cilacap (Perda 9/2011) dan Pergub 20/2011 tentang RAD MDG’s 2015. Rencana Bendungan Matenggeng di sungai Cijolang, terletak di perbatasan Prov. Jateng dan Prov. Jabar, di desa Matenggeng Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Prov. Jateng dan Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis Prov. Jabar.

Dengan program tersebut, antar batas provinsi Jateng-Jabar, Kabupaten/kota. Di wilayah perbatasan akan terjadi pembangunan yang sinergitas. Akan terjadi LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi) yang saling menguntung dan mengurangi urbanisasi dari desa ke kota-kota besar. Karena pembangunan infrastruktur yang menumbuhkan estetika di wilayah perbatasan dan akan muncul ground ekonomi baru. (bh/adi.k)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!