Pembangunan Jembatan Sodongkopo Dinantikan Warga Cijulang

Pembangunan Jembatan Sodongkopo Dinantikan Warga Cijulang

Sejumlah besi yang akan digunakan untuk pancang/ tiang jembatan Sodonhgkopo Cijulang dibiarkan berkarat. Hingga kini, warga masih menunggu kepastian realisasi pembangunan jembatan tersebut. Foto : Ukan W Affandi/HR.

Cijulang, (harapanrakyat.com),- Pembangunan jembatan Sodongkopo diatas sungai Sangiangkalang yang menghubungkan kawasan Bandara Nusawiru Desa Cijulang Kec. Cijulang dan obyek wisata Pantai Batukaras ditanyakan warga di wilayah Ciamis selatan. Pasalnya, rencana pembangunan jembatan Sodongkopo itu hingga kini belum mendapat kejelasan.

Koko Kosyaman (79), Mantan Kades Cijulang, beberapa waktu lalu, mengungkapkan, rencana pembangunan jembatan sudah digadang-gadang akan direalisasikan sejak jauh-jauh hari, yakni sekitar tahun 1978.

Tindaklanjutnya, kata Koko, pada tahun 2004, Pemkab. Ciamis melakukan pemetaan dan menguji kelayakan proyek pembangunan jembatan tersebut. Bahkan pada tahun yang sama, sejumlah peralatan tiang pancang jembatan sudah diturunkan.

“Malahan, besi untuk tiang pancang yang sudah berkaratan itu, kini masih tergeletak di kantor UPTD Bina Marga Kec. Cijulang,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Kades Cijulang, Tarhim Sidik, Minggu lalu, di kediamannya, mengatakan, pihak pemerintah dan warga Desa Cijulang sangat menunggu kepastian realisasi pembangunan jembatan Sodongkopo.

Tarhim menilai, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan keuntungan bagi warga di wilayahnya. Diantaranya, mempermudah arus trasportasi wisatawan dan aktifitas warga sehari-hari.

“Selain itu, pembangunan itu juga akan berdampak pada perluasan/ pelebaran kawasan pusat keramaian Desa Cijulang, dan sebagian kawasan Pelabuhan Bojongsalawe di Kec. Parigi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, jembatan yang harusnya sudah terealisasi tersebut juga akan memperlancar lalu lintas wisatwan yang akan menuju kawasan Pantai Madasari Desa Masawah Kec. Cimerak.

Sementara itu, Pihak Bina Marga yang ada di wilayah Ciamis Selatan, Yusup Supriadi, A.Md, beberapa waktu lalu, mengungkapkan, pada tahun 2004 anggaran untuk pembangunan jembatan mencapai Rp 14 milyar.

Namun, lanjut Yusup, dari angka itu, yang terealisasi baru sebesar Rp. 1 milyar, yang digunakan untuk pembelian besi untuk tiang pancang. Dia juga berharap, pembangunan jembatan Sodongkopo segera direalisasikan.

Bahkan, menurut Bagian Perencanaan, Nono Warsono Sos., sesuai dengan perencanaannya, jembatan sodongkopo akan menjadi jembatan terpanjang di wilayah Jawa Barat (Jabar) bagian selatan.

“Kami sudah mengajukan realisasi pembangunan ini kepada pemerintah pusat. Namun, hingga kini belum ada jawaban,” pungkasnya. (ukan)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles