Pemeliharaan Taman, Jangan Tunggu Penyerahan Secara Resmi

30/12/2011 0 Comments

Dinas PU tegaskan, penyerahan dari DKAD itu alasan klise

Belum maksimalnya perawatan taman yang ada di sekitar tugu batas Batulawang, mengakibatkan rumput liar tumbuh subur memenuhi bagian taman tersebut. Foto : Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Dinas PU Kota Banjar membantah jika pihaknya dianggap belum menyerahkan pemeliharaan taman yang ada di tugu batas kota, tepatnya di wilayah Batulawang, Kec. Pataruman, kepada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup (DKPLH) Kota Banjar, seperti diberitakan HR edisi 256.

Pasalnya, taman tersebut dibangun oleh DKPLH, sehingga dinas tersebut tidak harus menunggu penyerahan untuk pemeliharaan secara resmi dari pihaknya. Dengan demikian, maka pemeliharaan taman sudah menjadi tupoksinya DKPLH.

Hal itu dikatakan Kasie. Perencanaan Bidang Cipta Karya Dinas PU Kota Banjar, David, saat ditemui HR, Kamis, (22/12). Menurutnya, dalam hal ini Dinas PU hanya membangun bagian tugu batasnya saja, berikut dengan pemeliharaannya.

“Sebetulnya taman maupun tugu itu kan aset milik pemerintah kota yang dikelola oleh Dinas Keuangan dan Aset Daerah atau DKAD. Namun, untuk masalah pemeliharaannya ya dinas terkait. Jadi kita tidak perlu menunggu penyerahan secara resmi dari pihak DKAD, sebab masing-masing dinas sudah punya tupoksi. Kalau ada yang beranggapan begitu, itu alasan yang klise sebetulnya, lantaran kita sudah sering mendengarnya,” kata David.

Ditemui di tempat terpisah, Kebid. Pertamanan dan Pemakaman DKPLH Kota Banjar, Hj. Nurjanah, Selasa (27/12), mengatakan, bahwa masalah pemeliharaan taman memang sudah menjadi tupoksinya.

Namun, menurut Nurjanah, bahwa pembangunan fisiknya dilakukan oleh Dinas PU, sedangkan pihaknya hanya sebatas pemeliharaan, sesuai dengan tupoksinya. Dia juga mengaku, secara administrasi, berita acara penyerahan memang belum dilakukan secara resmi.

“Berdasarkan mekanismenya, penyerahan itu dilakukan dari Dinas PU ke DKAD, kemudian DKAD ke DKPLH. Tapi, meski penyerahannya belum secara resmi, kami sudah melakukan pemeliharaan, cuma belum maksimal karena sedang ada penataan,” tutur Nurjanah.

Selain itu, alasan pihaknya belum bisa maksimal akibat petugas di lapangan jumlahnya terbatas, sedangkan jumlah taman terus bertambah. Sehingga, perawatan taman dilakukan secara keliling di setiap titik.

Jumlah taman secara keseluruhan mencapai 55 titik, diantaranya taman utama berikut taman tugu perbatasan ada 12, taman pertigaan jumlahnya 9, dan taman jalur kiri/kanan ada 34.

“Semua itu memang aset Pemerintah Kota Banjar, dan kita sama-sama punya tupoksi masing-masing, jadi memang harus saling dukung,” pungkasnya. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply