Bayi Orgil Diserahkan ke Dinsos Jabar

28/01/2012 0 Comments

Bayi perempuan (tanpa nama) ketika ada dalam perawatan dan perlindungan di ruang KIA (bidan) Puskesmas Kawali. Foto : Edji Darsono/HR.

Kawali, (harapanrakyat.com),- Bayi perempuan yang lahir dari rahim orang gila (orgil), di wilayah Kawali akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Propinsi Jawa Barat, untuk mendapat perawatan dan perlindungan.

Seorang bidan asal Kawali, Sri, ketika ditemui HR, Kamis (19/1), mengatakan, bayi yang belum memiliki nama itu sudah dibawa oleh Dinas Sosial Kab. Ciamis dan dilimpahkan kepada Dinsos Propinsi Jabar.

Menurut Sri, bayi itu dilahirkan dari orang gila, di lingkungan terminal lama Kawali, pada Senin (16/1). Petugas Puskesmas Kawali sempat membantu persalinan, memotong plasenta si jabang bayi yang sudah terlahir tesebut.

Lebih lanjut Sri mengungkapkan, keadaan si jabang bayi normal, proses kelahiran lancar dan tidak ada kendala. Bayi itu langsung dibawa petugas menuju puskesmas Kawali untuk mendapat perawatan dan perlindungan.

Di tempat yang sama, seorang perawat, Nanang, Jum’at (20/1), mengatakan, bayi mendapat perawatan dan perlindungan di Puskesmas Kawali selama 4 hari, dari tanggal (16-19/1). Dan selama dalam perawatan di Puskesmas Kawali, biaya sepenuhnya ditanggung oleh Dinas Sosial Kab.

Sekdes Kawali, Aan, membenarkan kejadian lahirnya seorang bayi dari rahim orgil tersebut. Menurut dia, akhir-akhir ini banyak orang gila yang tak diketahui asal-usulnya berkeliaran di wilayah Kawali. Dia mengira, banyaknya orang gila yang berkeliaran, merupakan kiriman/ buangan dari luar kabupaten, yang sengaja diturunkan di wilayah Kawali.

Menyikapi hal itu, Ade, warga Kawali, mengungkapkan, beruntung nasib jabang bayi dapat diselamatkan. Karena pemerintah sudah memberikan jaminan perlindungan, pemeliharaan, dan kesejahteraan anak.

“Intinya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak bisa diaplikasikannya oleh dinas-dinas terkait,” pungkasnya. (dji)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!