Masyarakat di Daerah Terpencil Butuh Tambahan Tenaga Dokter

Masyarakat di Daerah Terpencil Butuh Tambahan Tenaga Dokter

(Rasio Jumlah Dokter di Ciamis Belum Ideal)

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Rasio jumlah tenaga dokter/ medis dengan jumlah penduduk di Kab. Ciamis jauh dari kata ideal. Menurut data yang ada di Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kab. Ciamis, jumlah tenaga dokter mencapai 50 orang.

Hal itu disampaikan Kepala BKDD Kab. Ciamis, Soekiman, ketika ditemui HR, Senin (9/1) di ruang kerjanya. Dia menjelaskan, menyiasati hal itu, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menerjunlan 11 tenaga dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap), ke wilayah terpencil seperti di Kec. Langkaplancar, Cimerak, Tambaksari dan Lakbok.

Menurut Soekiman, tenaga dokter, termasuk dokter spesialis hingga kini masih kurang. Dia menilai, luas wilayah Kab. Ciamis berpengaruh terhadap ketersediaan anggaran, ditambah kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil.

Soekiman berharap, kekurangan tenaga medis/ dokter, khusus untuk daerah-daerah pelosok bisa segera diatasi. Dengan begitu, masyarakat yang menderita sakit, tidak harus jauh pergi ke RS, dengan lokasi yang juga cukup memakan biaya.

“Kami sangat butuh sekali dokter yang memiliki jiwa sosial tinggi untuk ditugaskan di wilayah terpencil. Hal itu demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, selain mengangkat tenaga dokter PTT, terhitung Januari 2012 Pemkab Ciamis juga sudah mengangkat sebanyak 104 PNS, dari CPNS formasi 2009 atau TMT 2010. Dari 104 PNS yang ditetapkan saat ini, sebanyak 8 orang golongan I, 59 orang golongan II dan 37 orang golongan III.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kab. Ciamis, Ganjdar M Yusuf, Senin (9/1), mengatakan, masih banyak masyarakat di daerah terpencil, dengan latar belakang kurang mampu, membutuhkan bantuan tenaga dokter.

Menurut dia, dengan penambahan jumlah tenaga medis/ dokter, kesulitan masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan bisa segera teratasi. (es)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles