MENANTI KIPRAH KARANG TARUNA KOTA BANJAR

19/01/2012 0 Comments

Layanan pembayaran listrik yang merupakan salah satu kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Karang Taruna Sanggar Bhakti Desa Waringinsari Kec. Langensari.

 

Oleh    : NANANG SUPENDI,SE

Kami selaku bagian dari anggota Karang Taruna merasa tersentak dan kaget manakala membaca berita di Media ini pada beberapa bulan kebelakang yang menyatakan “Anggaran tak berpihak, pembinaan Karang Taruna vakum 5 Tahun”. Sebegitu rendahkah Karang Taruna dimata mereka sehingga tidak ada upaya pemberdayaan organisasi sosial khususnya karang taruna Desa/Kel di Kota Banjar selama kurun waktu 5 tahun. Kami pun berpikir apakah memang itu gambaran stigma masyarakat menilai organisasi Karang Taruna ini? Organisasi Desa yang tak jelas, mengapa dan bagaimana keberadaannya.

NANANG SUPENDI, SE

Tulisan ini bisa dimungkinkan sebagai sebatas refleksi atas kegundahan, kegelisahan, kekhawatiran atas apa yang terjadi di atas, terlepas tersebut benar apa tidaknya, harusnya menjadi bahan evaluasi menyeluruh secara internal atau meluruskan apabila memang ada yang harus di luruskan.

Berkenaan dengan ini di akhir tahun 2011 ada momen istimewa yang erat kaitannya dengan kiprah Karang Taruna yaitu diselenggarakan Temu Karya Forum Pengurus Karang Taruna Kota Banjar pada 17 Desember 2011 bertempat di Rumah Makan Prima Rasa, Hal tersebut harusnya bisa dijadikan momentum membangun pemuda kota Banjar dan menjadi perenungan bersama serta pijakan untuk organisasi berkiprah  lebih inovatif dan kreatif demi menunjang pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial di kota Banjar.

Terlaksananya Temu Karya Forum Pengurus Karang Taruna Kota Banjar diawali sebelumnya dalam acara pertemuan dan silahturahmi perwakilan Karang Taruna se-Kota Banjar Selasa 6 Desember 2011 di Loyang Resto yang digagas atau dimotori oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Kita selaku perwakilan Karang Taruna patut bersukur ternyata perhatian dari instansi terkait (Dinsosnakertrans) kota Banjar masih ada terhadap keberadaan Karang Taruna sehingga kedepan sesuai dengan salah satu tugas pokok dan fungsi Dinsosnakertrans diperlukan keberlanjutan dalam pembinaan dan pemberdayaan Karang Taruna di Kota Banjar.

Dilaksanakannya Temu Karya belum lama ini di isi dengan terpilihnya pengurus baru organisasi Karang Taruna kota Banjar yang akan memimpin dari tahun 2012-2017, dimana pelaksanaan Temu Karya juga merupakan agenda tahapan menuju keberlangsungan Karang Taruna kota Banjar 5 tahun kedepan dan merupakan momen untuk evaluasi, selain itu oleh kita semua selaku kepengurusan baru dijadikan titik awal kebangkitan kembali Karang Taruna Kota Banjar yang telah lama mati suri.

Mengapa Karang Taruna Kota Banjar dikatakan mati suri? seiring berjalannya waktu dari tahun ketahun sejak periode 2004 s/d 2011  eksistensi organisasi ini kian menurun, bahkan hampir hilang lantaran tidak adanya kegiatan yang dilaksanakan dan seperti organisasi terabaikan begitu saja  yang akhirnya dimanfaatkan dengan menjamurnya organisasi kepemudaan lainnya.

Fakta tersebut tentu amat disayangkan mengingat Karang Taruna memiliki payung hukum yang jelas yaitu adanya Keputusan Menteri Sosial No.11/HUK/1988, kemudian disesuaikan lagi dalam Permensos No.83/HUK/2005 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna selanjutnya yang terbaru kembali disempurnakan dalam Permensos No.77/HUK/2010. Dengan demikian Karang Taruna merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang diakui keberadaannya atau jauh lebih dikenal oleh masyarakat.

Dalam Permensos disebutkan bahwa Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda diwilayah desa/kelurahan terutama bergerak dibidang Usaha Kesejahteraan Sosial.

Kondisi kekinian demikianlah saatnya Karang Taruna Kota Banjar bangkit kembali, bangkit dalam arti mulai melakukan program kerja yang bisa bermanfaat bagi anggota dan masyarakat sekitarnya. Dengan kata lain terbentuknya kepengurusan baru Karang Taruna kota Banjar harus terasa keberadaannya di masyarakat, oleh karena itu Karang Taruna harus profesional dengan terjun langsung kemasyarakat dan menjadi pelopor untuk membangun daerah.

Dengan kepeloporan kita sebagai pengurus dan anggota Karang Taruna merupakan akumulasi dari semangat, sikap dan sukarela yang dilandasi kesadaran diri atas tanggung jawab sosial untuk menciptakan sesuatu dan atau mengubah gagasan menjadi suatu karya nyata yang dilaksanakan secara konsisten, gigih yang dirasakan manfaat oleh masyarakat dan diakui pemerintah.

Hal lain kiprah pemuda melalui organisasi Karang Taruna yang patut dicermati adalah perlunya dukungan dari masyarakat dan pemerintah serta dunia usaha. Karang Taruna sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat tentunya memerlukan dukungan penuh agar dapat berkembang. Dukungan ini berkaitan dengan berbagai kegiatan yang nantinya dilaksanakan Karang Taruna.

Selain itu dukungan pemerintah juga diperlukan dalam pembangunan dan pengembangan. Tentunya berkaitan dengan pengembangan kapasitas Karang Taruna melalui Manajemen Organisasi (MO), Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Pemerintah, dalam hal ini Dinas Sosial sebagai instansi terkait atau yang menangani diharapkan dapat membantu dan membina agar kegiatan dapat terarah dan terlaksana dengan baik.

Begitu juga halnya dengan dunia usaha diharapkan juga menjadi mitra dalam rangka pengembangan Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS) sehingga akan mampu menyokong perkembangan organisasi itu sendiri. Dukungan lainnya dapat dilakukan dalam bentuk kerjasama, pembinaan dan pelatihan. Dengan adanya dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berjalan sendiri.

Hal inilah yang dimaksudkan dengan diperlukannya pemberdayaan Karang Taruna dalam rangka terwujudnya kesejahteraan sosial yang semakin meningkat bagi generasi muda yang memungkinkan pelaksanaan fungsi sosialnya sebagai manusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah kesejahteraan sosial di lingkungannya.

Perjuangan organisasi pemuda/Karang Taruna akan semakin berat karena masalah sosial di Kota Banjar ini kompleks. Persoalan sosial akan muncul sebagai implikasi dari sebuah proses pembangunan. Meski demikian Karang Taruna Kota Banjar harus bisa berperan atau berkiprah dalam menyelesaikan masalah sosial di masyarakat.

Hal terpenting dalam menyikapi permasalahan atau tantangan jaman yang semakin kompleks hendaknya remaja dan pemuda terlebih Karang Taruna Kota Banjar hendaknya dapat lebih solid dan tak mudah di adu domba yang dapat menyulut aksi tawuran atau terpengaruh dengan membuat pergerakan  tanpa memberikan solusi yang baik sehingga akan merugikan remaja atau pemuda itu sendiri begitupun akan menghambat proses pembangunan.

Melainkan Karang Taruna kota Banjar harus bisa mengambil peran sebagai agen perubahan dan pembentukan pemuda seperti yang diharapkan, karena itu hendaknya Karang Taruna Kota Banjar senantiasa memiliki dinamika, inovasi, dan dapat menjadi gerakan pemuda idealis yang tercermin pemuda indonesia.

Jangan sampai dengan kepengurusan baru Karang Taruna Kota Banjar ini hanya untuk memenuhi struktur organisasi, sehingga kiprahnya tidak kelihatan juga Karang Taruna kesannya hanya papan nama belaka. Karena itu mari kita sama-sama kedepan Karang Taruna Kota Banjar mampu hidup dengan kiprah dan program kerja yang terarah, terpadu, sinergi, terpelihara serta berkesinambungan. Tak lupa pula dalam kinerjanya Karang Taruna mesti sesuai dengan AD/ART yang ada.

Mudah-mudahan rancangan pokok-pokok program kerja dan rancangan AD/ART Karang Taruna Kota Banjar yang sedang disusun yang nantinya akan dibawa dalam Rapat Kerja sekaligus pengukuhan dan pelantikan kepengurusan Karang Taruna Kota Banjar periode 2012-2017 yang insyallah akan dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2012 Terakhir jadikan organisasi Karang Taruna Kota Banjar ini sebagai agen pembangunan, mari pupuk terus semangat agar kiprah kita bermakna bagi masyarakat. ***

NANANG SUPENDI,SE.

Pengurus Harian Karang Taruna Kota Banjar periode 2012-2017

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!