Tahun 2012, Bappeda Prov. Jabar Pantau Musrenbang Dari Tingkat Desa-Kota

17/02/2012 0 Comments

Ir. Asep, M.Si yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, dalam kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan, didampingi Kepala Bappeda Kota Banjar, Ir. Tommy Subagja, MM., tengah memberikan pemaparan mengenai RPJP dan RPJPD Bappeda Provinsi Jabar, di aula kantor Kec. Langensari, Kamis (9/2). Foto : Eva Latifah/HR.

Langensari, (harapanrakyat.com),- Setiap usulan kegiatan yang diajukan dalam Musrenbang mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan tingkat kota, harus bisa disinergikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), yang dimulai dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD tahun 2013.

Hal itu dikatakan Ir. Asep, M.Si yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, dalam kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan di Langensari, Kamis (9/2).

“Ada usulan-usulan mengenai pembangunan penataan wilayah kawasan perbatasan, dan Langensari ini merupakan salah satu wilayah yang berada di perbatasan antara Provinsi Jabar-Jateng yang ada di Kota Banjar. Untuk itu mohon usulan yang diajukan bisa nyambung dengan RPJP dan RPJPD,” terangnya.

Asep juga menjelaskan, ada 11 prinsip pembangunan nasional yang kemudian disingkronkan dengan pelaksanaan prioritas pembangunan provinsi.

Sedangkan, mengenai masukan isu strategis tahun 2013 meliputi, penanggulangan kemiskinan, penanganan lahan kritis, pelestarian Jabar sebagai lumbung padi nasional, pengembangan industri pedesaan, dan ketenagakerjaan yang mencakup pengembangan ekonomi kreatif, penciptaan kondisi sosial politik yang kondusif, serta pembentukan/pengembangan jiwa kewirausahaan.

Untuk kegiatan tematik sektoral pembangunan Jawa Barat tahun 2008-2013, diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, daya beli masyarakat, kemandirian pangan, peningkatan kinerja aparatur, pengembangan infrastruktur wilayah, kemandirian energi dan kecukupan air baku, penangan bencana dan pengendalian lingkungan hidup, serta pengembangan budaya lokal dan destinasi wisata.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Banjar, Ir. Tomy Subagja, MM., mengatakan, kegiatan Musrenbang tahun 2012 dipantau langsung oleh Bappeda Provinsi Jawa Barat, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, sampai tingkat kota, dan nanti dibawa ke Musrenbang tingkat provinsi.

Dia juga mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kec. Langensari dari tahun 2006-2010 terjadi fluktuatif. Kemudian, dari tahun 2004-2010 banyak terdapat perusahaan kecil formal.

Dan, daftar usulan kegiatan tahun anggaran 2013 dari Kec. Langensari, diantaranya bidang pemerintahan, meliputi pembangunan tugu batas wilayah Kota Banjar-Kab. Cilacap, pembangunan tugu batas wilayah Kab.Ciamis-Kota Banjar.

Kemudian, memfungsikan kembali landasan pesawat udara, penertiban sertifikat tanah pemerintah daerah, perluasan tanah stadion Langensari, pengadaan tanah untuk pasar rakyat Desa Waringisari, pengadaan tanah untuk BLK.

Untuk daftar usulan bidang ekonomi meliputi pembinaan penderes gula kelapa, dan perluasan pembangunan pasar rakyat Desa Waringinsari. Sedangkan, bidang sosial dan budaya yaitu pelatihan UP2K.

Usulan bidang fisik prasaran diantaranya pembangunan kentor UPT Pendidikan Kec. Langensari, penataan kawasan pusat pertamanan Alun-alun Langensari, dan pembuatan atap panggung kesenian, perluasan bangunan Puskesmas Langensari II, pembuatan kirmir perbatasan Desa Waringinsari-Desa Cintaratu, dan peningkatan jalan Desa Waringinsari.

“Mudah-mudahan semua yang direncanakan bisa segera diimplementasikan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kota Banjar, khususnya Langensari,” kata Tommy. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!