Komponen Mobnas EsEmKa, Diprodusi di SMKN 2 Ciamis

22/03/2012 0 Comments

Kepala SMKN 2 Ciamis, Drs. Joko Maryoto, tengah memperlihatkan komponen mobil nasional (Mobnas) EsEmKa yang dibuat dari bahan karet oleh siswa SMKN 2 Ciamis, yang bekerjasama dengan sejumlah UKM di Kab. Ciamis. Foto : Dicky Haryanto Adjid/HR.

Masyarakat Kabupaten Ciamis tampaknya harus bangga. Pasalnya, pembuatan komponen Mobil Nasional (Mobnas) EsEmKa yang terbuat dari bahan karet, seperti ban, Stir, karet Wiper,  Seal, karet pintu, lis kaca, karet mesin,V –Belt, akan diproduksi di SMK Negeri 2 Ciamis. Hanya 33 SMK se-Indonesia, salah satunya SMK Negeri 2 Ciamis, yang dilibatkan dalam produksi Mobnas EsEmKa yang awalnya dipelopori oleh SMK Negeri 1 Surakarta tersebut.

Dalam pemenuhan produksi komponen mobil bahan karet tersebut, SMK Negeri 2 Ciamis akan bekerjasama dengan sejumlah UKM di Kabupaten Ciamis dalam penyediakan bahan baku karet, termasuk penyiapan tenaga kerja terampil di bidang perakitan mobil.

Dari 33 SMK seluruh Indonesia yang terlibat dalam perakitan Mobnas EsEmKa itu, khusus di Jawa Barat , ada 3 SMK yang mendapat kepercayaan untuk merakit mobil nasional tersebut. Yakni, SMKN 2 Ciamis, SMKN 2 Tasikmalaya dan SMK NU Ma’arif Indramayu.

Menurut Kepala SMK Negeri 2 Ciamis, Drs. Joko Maryoto, merk Mobil Nasional EsemKa ini di kelola oleh PT. Solo Manufaktur bekerja sama dengan 33 SMK se –Indonesia. SMKN 2 Ciamis, dipercaya sebagai salah satu SMK yang berhak merakit Mobil tersebut, dan juga menyediakan Raw Material ( Bahan Baku) karet untuk komponen mobil.

“ Satu Mobil kan mempunyai 18.000 komponen. Praktis membutuhkan kemitraan dengan 500 pelaku UMKM. Di Negara Korea dan Cina, Mobil Rakyat terbukti bisa membangkitkan ekonomi UMKM dan lapangan kerja,” ungkap Joko didampingi Kepala Perakitan Mobnas Esemka SMKN 2 Ciamis, Drs. Agus Nurdin, ketika dihubungi HR, di ruang kerjanya, pekan lalu.

Joko menambahkan pihaknya saat ini sudah membuat tempat bengkel perakitan,penyiapan kerjasama dengan UKM dan pelatihan tenaga perakit

“ Kami sudah membuat bengkel perakitan jauh-jauh hari,  kami sudah jajaki kerjasama dengan UKM Ciamis dalam hal penyedian karet untuk komponen mobnas EsEmka, dan penyiapan pelatihan tenaga perakit. Dengan Mobnas ini diharapkan akan bangkit perekonomian UMKM di Kabupaten Ciamis juga akan tersedia lapangan kerja baru.”terangnya.

Selain dipercaya sebagai tempat perakitan Mobnas dan kemitraan UKM , imbuh Joko, pihaknya pun dipercaya sebagai marketing untuk Mobnas ini. “ Kita juga berhak melakukan pemasaran Mobnas EsEmKa ini. Apabila di wilayah Ciamis dan sekitarnya ada yang tertarik dengan Mobnas EsEmKa, bisa langsung hubungi Unit Usaha di sekolah kami,” ujarnya.

Joko pun mengatakan, pilot project perakitan Mobnas di sekolahnya, tentunya butuh dukungan dari semua pihak, termasuk dukungan dari Pemkab Ciamis.

“ Kepercayaan kepada sekolah kami sebagai salah satu SMK di Indonesia yang dilibatkan dalam perakitan Mobnas EsEmKa, tentunya perlu dukungan dari semua pihak, khususnya dari Pemkab, agar kami bisa memenuhi penyedian komponen Mobnas ini sesuai target,”

“ Selain itu, dengan kami dipercaya sebagai penyedia produksi komponen Mobnas dari bahan karet, bisa dijadikan peluang untuk menggerakkkan UKM di Ciamis, dan peluang penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Ciamis, “ pungkasnya. ***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!