Petani Desa Sukamulya Merugi Ratusan Juta

22/03/2012 0 Comments

(Lima Tahun Saluran Irigasi Dibiarkan Dangkal,)

Saluran Irigasi Pasung Paniisan Kec. Purwadadi tidak terawat dan mengalami pendangkalan. Akibatnya, sawah warga sering digenangi air, bahkan seringkali luapan air irigasi sampai ke pemukiman warga Karangtengah. Foto : Aam Lusyana/HR.

Purwadadi, (harapanrakyat.com),- Saluran irigasi (pengairan) Pasung Paniisan Desa Sukamulya Kec. Purwadadi sudah lima tahun ini dibiarkan mengalami pendangkalan. Akibat kondisi itu, ratusan hektar sawah milik petani setempat sering gagal panen, lantaran digenangi air.

Terlebih akhir-akhir ini curah hujan sedang tinggi-tingginya. Air yang seharusnya mengalir di saluran irigasi, malahan meluap dan membanjiri sawah. Tidak terkecuali, luapan air irigasi tersebut membanjiri pemukiman warga di Dusun Karangtengah Desa Sukamulya.

Atang (51), petani Desa Sukamulya, Minggu (18/3), mengatakan, dirinya sering mengalami kerugian karena harus gonta-ganti benih padi. Selain itu, karena kerap tergenang air kwalitas padi menjadi kurang baik.

Menurut Atang, air irigasi Pasung Paniisan kerap meluap akibat saluran air tersebut mengalami pendangkalan. Parahnya lagi, sejumlah saluran irigasi juga jebol. Dia berharap, Pemkab. Ciamis segera memperbaiki saluran irigasi yang selama ini menjadi penopang bagi petani Desa Sukamulya.

Sementara itu, Kades Sukamulya, Surahman, S.IP, membenarkan kondisi saluran air irigasi tersebut sudah dangkal sejak lima tahun silam. Akibatnya, saluran air tidak berjalan normal. Bahkan seringkali air meluap hingga ke permukiman warga di Dusun Karangtengah Desa Sukamulya.

Menurut Surahman, selama kurun waktu lima tahun, petani sudah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Untuk itu, dia meminta Pemkab. Ciamis melalui Dinas/ Instansi terkait melakukan perbaikan, untuk memperlancar pengairan ke area pesawahan warga di desanya. (Amlus)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply