Siswa Membludak, Ruangan Kelas Kurang 7 Lokal

16/03/2012 0 Comments

(Yayasan SMK Taruna Bangsa Kelimpungan,)

Kepala SMK Taruna Bangsa Cijeungjing, Agus Gusanto, S.Pd, tengah menunjukan ruang kelas yang ada di sekolahnya. Untuk ajaran tahun ini, sekolah tersebut kekurangan 7 ruang kelas dari jumlah kebutuhan sebanyak 21 ruang kelas. Foto : DIcky Haryanto Adjid/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Menyusul membludaknya siswa baru yang mendaftar ke SMK Taruna Bangsa Cijeungjing Ciamis, pada setiap tahun ajaran, membuat pihak sekolah dan Yayasan Taruna Bangsa sedikit kelimpungan. Pasalnya, jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah kejuruan swasta terbaik di Ciamis itu, tidak sebanding dengan ruang kelas yang ada. Untuk tahun ajaran kali ini saja, SMK Taruna Bangsa kekurangan 7 lokal ruang kelas.

Kepala SMK Taruna Bangsa Cijeungjing, Agus Gusanto, S.Pd, mengatakan, jumlah siswa yang mendaftar ke sekolahnya dalam setiap tahun ajaran terus bertambah. Saking membludaknya calon siswa baru pada tahun ajaran lalu, pihak sekolah terpaksa melakukan penjaringan siswa baru.

“ Tahun kemarin saja kita bingung, calon siswa baru yang mendaftar ke sekolah kami tercatat sebanyak 320 orang. Sementara kita hanya bisa menerima 266 siswa. Makanya, pada tahun kemarin kita terpaksa melakukan penjaringan calon siswa, guna melakukan rasionalisasi dengan sarana ruang kelas yang ada, “ ujarnya, ketika dihubungi HR, di ruang kerjanya, Selasa (12/3).

Menurut Agus, untuk tahun ini pihaknya sudah melakukan penambahan 6 ruang kelas baru (RKB). Meski demikian, penambahan jumlah ruang kelas baru tersebut belum memenuhi kebutuhan yang ada. “ Awalnya kita kekurangan 13 kelas. Alhamdulilah tahun ini bisa melakukan penambahan 6 RKB. Artinya, saat ini kita masih kekurangan 7 ruang kelas, “ terangnya.

Agus menambahkan saat ini ruang kelas yang ada hanya 14 lokal. Sedangkan berdasarkan kebutuhan mestinya harus ada 21 lokal.

“ Memang untuk beberapa bulan, kekurangan ruang kelas tidak menjadi kendala, karena kelas XII melakukan kegiatan prakelin di luar sekolah. Artinya, ruangan kelas yang ada, masih cukup untuk menampung siswa kelas X dan kelas XI. Tetapi, ketika siswa kelas XII sudah selesai prakelin dan kembali belajar di sekolah, terpaksa kita  menggunakan ruangan Yayasan dan ruangan komputer untuk menampung kekurangan ruang kelas,  â€œ ujarnya.

Agus juga mengungkapkan pihaknya sudah melaporkan adanya kekurangan ruang kelas ke Dinas Pendidikan Ciamis. “ Kita pun saat ini tengah melakukan upaya guna melakukan penambahan RKB dengan mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan Ciamis. Kita berharap akhir tahun ini pengajukan tersebut bisa terealisasi,” harapnya.

Menurut Agus, perhitungan RKB 21 lokal merupakan kebutuhan untuk tahun ajaran saat ini. Sementara untuk tahun ajaran baru, bisa saja kebutuhan RKB akan bertambah lagi. Hal itu sering animo masyarakat yang terus meningkat pada setiap tahunnya terhadap SMK Taruna Bangsa.

“ Yang kita prediksi untuk tahun ajaran baru mendatang, yakni akan terjadi peningkatan signifikan calon siswa pada jurusan keperawatan, selain jurasan lainnya pun sama akan terjadi peningkatan siswa. Pasalnya, jurusan keperawatan saat ini tengah banyak diminati terutama bagi calon siswa perempuan. Apalagi untuk jurusan keperawatan, kita sudah melakukan MoU kerjasama dengan salah satu Rumah Sakit swasta di Ciamis, “ pungkasnya. (DK)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply