Tingkatkan PAD, Pemkab Ciamis Harus Ciptakan Sumber Baru

22/03/2012 0 Comments

(Dekan FISIP Unigal, Cecep Cahya Supena, SH,MH.,M.Si.,)

Deni Supendi

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Galuh (Unigal), Cecep Cahya Supena, SH,MH.,M.Si., menghimbau agar Pemkab. Ciamis, menciptakan sumber-sumber ekonomi baru, untuk menambah angka Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya kira, masih banyak potensi di daerah yang bisa dikelola, dan dijadikan sumber baru, bagi PAD Kab. Ciamis,” ungkap Cecep, Kamis (15/3).

Menurut Cecep, pernyataan yang dilontarkan Bupati Engkon, dalam beberapa kesempatan, harus dianalisis, dan dicarikan solusi. Salah satunya, soal bagaimana Pemkab. Ciamis meningkatkan PAD, dengan dasar potensi yang saat ini dimiliki Pemerintah daerah.

Cecep menjelaskan, Pemkab. Ciamis harus mulai berkreasi dan berinovasi, untuk menciptakan sumber-sumber ekonomi baru tersebut. Dengan kata lain, jangan sampai Pemerintah merasa puas dengan sumber PAD yang sudah ada saat ini.

“Istilahnya. Ketika saya dapat gaji, saya tidak langsung memberikannya pada istri. Tapi, akan saya belikan dulu tanah atau sawah. Baru, hasil dari tanah dan sawah yang saya beli dari gaji itu, saya berikan kepada istri,” katanya.

Lebih lanjut, Cecep mengungkapkan, tanah dan sawah yang dia maksud adalah menjadi sumber baru PAD. Jadi, uang gaji atau anggaran, tidak langsung dihabiskan.

Dia menegaskan, istilah itu berlaku juga untuk Pemkab. Ciamis. Pemerintah harus berani menganggarkan pendanaan untuk menciptakan sumber ekonomi baru. Tapi dengan tujuan agar sumber ekonomi baru itu, menjadi sumber yang rutin menghasilkan PAD bagi Pemkab. Ciamis.

Idealnya, jika sumber ekonomi baru itu sudah terwujud, dan angka PAD bisa meningkat, pembangunan di daerah yang sering dipersoalkan berbagai kalangan, bisa segera terjawab.

Melihat fakta saat ini, lanjut Cecep, banyak pembangunan di Kab. Ciamis yang tersendat. Hal itu disebabkan karena jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Ciamis yang terbatas.

“Untuk itu, Bupati sebagai Kepala Daerah, selain mengoptimalkan sumber PAD yang sudah ada, juga harus terus menggenjot SKPD, untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan sumber baru PAD,” ungkapnya.

Bisa juga, kata Cecep, Pemerintah membentuk badan-badan usaha baru, selain PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Menurut dia, badan-badan usaha itu, bisa bergerak di berbagai sektor, seperti pariwisata, perikanan, perkebunan, pertanian dan lainnya.

“Contohnya, memanfaatkan potensi perikanan di wilayah pesisir laut. Pemkab bisa memfasilitasi dan mengumpulkan hasil tangkapan nelayan, kemudian mengekspornya ke luar negeri,” katanya.

Optimalisasi Kinerja dan Penempatan Pegawai

Dalam kesempatan yang sama, Cecep juga mengungkapkan, Kepala Daerah/ Bupati, harus mampu mengoptimalkan kinerja dan penempatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan demikian, beban APBD untuk belanja pegawai, bisa seimbang dengan kinerja pegawai.

“Hal ini juga perlu menjadi perhatian. Agar pemerintah Kab. Ciamis bisa mencari jalan/ solusi, untuk menjawab permasalahan yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

Pada edisi HR 267, Bupati Engkon menyoal penggunaan APBD Ciamis, dari total 1,3 triliun, paling besar dipakai untuk belanja pegawai/ gaji PNS. Akibatnya, sisa anggaran tersebut, tidak dapat menuntaskan pekerjaan rumah (PR) pembangunan.

Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Ciamis tergolong masih kecil dibandingkan dengan Kab. Majalengka dan Kuningan. Padahal, wilayah kedua kabupaten tersebut tidak seluas Kab. Ciamis. Bahkan Kota Banjar PAD Rp. 70 miliar, wilayah yang berada tidak jauh dari Ciamis Kota, tahun mendatang bakal meningkatkan target PAD hingga 20 persen.

Dari data yang berhasil diunduh HR, menyebutkan, Perolehan PAD Ciamis hanya mencapai 62 Milyar. Sedangkan perolehan PAD Kab. Majalengka dan Kuningan sudah diatas 80 Milyar.

Hasil analisa HR di lapangan, menyatakan, masih terdapat sumber-sumber PAD Kab. Ciamis yang mengalami kebocoran. Hal itu membuat perolehan PAD Kab. Ciamis masih berada di bawah daerah tetangga.

Padahal, jika pengawasan terhadap sumber PAD yang sudah ada diperketat, dan pemerintah berani menciptakan sumber PAD baru, angka perolehan PAD Ciamis bisa jauh diatas perolehan PAD daerah tetangga. ***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply