Warga Cibenda Parigi Tolak Rencana Penambangan

08/03/2012 0 Comments

Ciamis, (harapanrakyat.com),Warga Dusun Kucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi menolak adanya eksplorasi dan eksploitasi tambang darat pasir besi di daerahnya. Penolakan tersebut sebagai hasil musyawarah warga tanggal 22 Februari 2012, yang berisi daftar tanda tangan warga dan alasan penolakan atas rencana eksplorasi dan eksploitasi tambang di Parigi.

“Kami menolak rencana eksplorasi dan eksploitasi tambang pasir besi di daerah kami. Pertimbangan penolakan kami dari berbagai sudut pandang seperti kekhawatiran hilangnya sumber asli pendapatan warga di bidang pertanian dan perkebunan, rusaknya ekosistem lingkungan hidup, dari udara, air serta tanah, melemahnya sistem pertahanan bencana alam, belum lagi dampak sosial seperti konflik horizontal,” ungkap Ketua RT 01/24, Dusun Kucen, Cibenda, Parigi, Solihin, Rabu (29/02).

Solihin menambahkan, alasan penolakan lainnya adalah derajat kesehatan lingkungan akan menurun, seperti tingkat pencemaran udara, air, tanah yang tinggi.

“Alasan lainnya derajat kesehatan warga akan menurun, karena pencemaran akan meningkat baik di tanah, air, udara, belum lagi infrastruktur jalan, irigasi, sebagai akses ekonomi akan mengalami kerusakan,” tambahnya.

Meskipun dengan penambangan akan mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan ekonomi baru, imbuh Solihin, tidaklah seberapa jika dibanding dengan dampak negatifnya.

“Karena dampak negatifnya lebih besar dari dampak positifnya, makanya kami menolak dengan tegas rencana penambangan di daerah kami,” imbuhnya.

Solihin mengatakan kalaupun pihak investor akan melakukan reklamasi, vegetasi dan resparasi, warganya tetap mengkhawatirkan kondisi tanah dan lingkungan tidak akan murni sebelum adanya eksploitasi tambang.

“Kalau pun pihak investor menjanjikan reklamasi, resparasi, dan vegetasi sekalipun, namun warga khawatir kondisi tanah dan lingkungan penambangan tidak akan semurni sebelum adanya penambangan,” paparnya sembari menunjukan daftar dan alasan penolakan warga atas rencana penambangan di daerahnya.

Senada dengan Solihin, seorang warga lainnya, Wagiman, mengatakan bahwa pihaknya bersikukuh menolak rencana penambangan tersebut.

“Kami akan menolak, karena jelas dampak negatifnya kan lebih besar dari pada dampak positifnya dan penolakan inipun sebagai hasil musyawarah warga,” ungkapnya.

Masih menurut Solihin dan Wagiman bahwa penolakan warga Kucen, Cibenda menyikapi adanya rencana penambangan di daerahnya atas surat sosialisasi Kepala Desa Cibenda dengan No. surat 005/33/Des/2012, tertanggal 02 Februari 2012.

“Kami bermusyawarah menyikapi surat dari Kepala Desa Cibenda, yang di tujukan kepada lima dusun di desa kami yakni Sucen, Budiasih, Cibenda, Sirnagalih dan Patrol dengan dasar adanya surat dari suatu perusahaan penambangan yang berencana melakukan eksplorasi dan eksploitasi tambang di daerah kami,” papar Solihin.

Dari informasi yang dihimpun HR, tertuang dalam surat Kepala Desa Cibenda tersebut diatas bahwa pihaknya mengundang segenap Muspika, Perangkat Desa, BPD, LPM, masyarakat pemilik lahan, tokoh agama dan karang taruna menyikapi surat dari CV. Parigi Indomanning Sakti No 001/CV/PIS/I/2012, dengan dasar penelitian pada tanggal 27 Januari 2012 bahwa di areal Desa Cibenda terdapat kadar raw material (benda Pasir Besi.red). (Dk/Dn/Ukan)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply