ANAK ADALAH ASET BANGSA

12/04/2012 0 Comments

Oleh : Wawan Setiawan

Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi dalam bentuk apapun serta kebebasan.

Adak adalah amanah sekaligus karunia tuhan yang maha esa yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi.

Anak-anak bukan saja tanggungjawab orang tua tetapi sudah merupakan yanggungjawab publik yaitu masyarakat dan pemerintah karena anak-anak adalah tunas, potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa yang mempunyai peran yang sangat strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa yang akan datang.

Agar setiap anak kelak mampu memikul tanggungjawab tersebut maka ia perlu mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial dan berakhlak mulia.

Tetapi kenyataannya sekarang ini sangat berbalik dimana anak-anak merupakan obyek perilaku-perilaku yang tidak manusiawi. Bisa kita saksikan lewat media elektronik maupun cetak : busung lapar, anak kekurangan gizi, perdagangan anak, pelacuran anak, penyiksaan anak, penelantaran anak, pelecehan anak, pekerja anak dibawah umur, anak putus sekolah, rebutan anak akibat perceraian orang tua dan lain sebagainya terjadi di mana-mana dan itu bukan merupakan isu baru tetapi suatu hal biasa yang sering kita dengar dan kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak bukan merupakan tanggungjawab keluarga saja sebagai unit terkecil dari masyarakat tetapi sudah merupakan tanggungjawab pemerintah sebagai pelayan publik bagi masyarakat. Memang benar pemerintah dalam hal ini telah membuat suatu produk hukum yaitu undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, tetapi itu saja tidak cukup yang penting sekarang ini adalah bagaimana caranya anak-anak sebagai generasi penerus cita-cita bangsa mendapatkan perlindungan-perlindungan yang secara nyata dapat dirasakan dan hak-haknya sebagai manusia tidak dirampas serta dapat hidup dengan wajar serta mendapatkan pendidikan yang layak. Ini tentunya bukan pekerjaan yang ringan bagi kita tetapi sekali lagi untuk menciptakan suatu generasi yang baik, bertanggungjawab, berakhlak mulia kenapa tidak untuk kita lakukan bersama-sama dari unit terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga yang di tunjang dengan tanggungjawab pemerintah yang merupakan pelayan publik bagi masyarakat, karena penanganan anak-anak tidak dapat dilakukan secara parsial tetapi harus dilakukan secara bersama-sama antara keluarga sebagai unit terkecil, masyarakat dan pemerintah.

Untuk mencapai cita-cita luhur tersebut dengan kepedulian kita sebagai individu, masyarakat dan pemerintah sebagai pelayan publik untuk dapat bersama-sama bahu membahu menciptakan suatu generasi anak bangsa yang dapat tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabatnya serta dapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi dalam kehidupannya sehingga tercipta suatu generasi penerus bangsa yang mumpuni dan dapat diandalkan serta tidak terpaku dipersimpangan jalan. ***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply