Bima Nilai Diperindagkop tak Mampu Selesaikan Persoalan Pasar Banjar

05/04/2012 0 Comments

Walikota diminta turun langsung atasi masalah

Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam menyikapi permasalahan di Pasar Banjar, Walikota diharapkan turun tangan untuk menyelesaikan masalah pasar supaya tidak berlarut-larut. Pasalnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Diperindagkop) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menaunginya dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Pasar Banjar.

Hal itu dikatakan Koordinator Banjar Inspiratif Mandiri (Bima) sebagai lembaga kajian demokrasi dan transparansi kab/kota, Iwan Syarifudin, pada HR, Senin (2/4).

Menurutnya, alasan tersebut dilihat berdasarkan masalah yang terjadi selama ini, seperti timbulnya permasalahan antara pedagang kaki lima (PKL) dengan Disperindagkop menjelang pemindahan dari pasar sementara ke bangunan pasar yang baru.

Dia juga mengatakan, bahwa permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu diyakininya bukan-lah permasalahan terakhir, namun kemungkinan akan ada masalah lain, karena memang permasalahan di pasar sangat kompleks.

“Pasar itu kan milik pemerintah kota, jadi apabila OPD yang menaunginya sudah tidak mampu lagi menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka Walikota harus turun tangan. Dalam hal ini jangan terlalu mengandalkan Diperindag sebab kinerjanya kurang. Buktinya, kalau OPD tersebut mampu menangani permasalahan yang ada, tidak mungkin waktu itu terjadi demo. Belum lagi masalah-masalah selanjutnya,” kata Iwan, seraya tak merinci masalah selanjutnya itu apa.

Dia menilai, terjadinya kekisruhan pedagang di Pasar Banjar akibat OPD terkait tidak mau melaporkan kepada Walikota mengenai kendala-kendala di lapangan. Dalam hal ini laporan yang diberikan terkesan asal bapak senang (ABS) saja.

Padahal, jika saja OPD terkait mau melaporkan kesulitannya di lapangan, tentu hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir sejak dini. Apabila kebiasaan ABS terus berlanjut, dikhawatirkan akan mencoreng reputasi Walikota di mata masyarakat, khususnya warga pasar. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!