Disdikpora Gelar FLSSN Tingkat Kota Banjar Tahun 2012

26/04/2012 0 Comments

Juara I & II Akan Berlaga di Tingkat Provinsi

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Banjar, menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) tingkat Kota Banjar tahun 2012. Tampak seorang peserta tengah menyelesaikan kreasi lukisannya di atas kertas. Foto : Hendra Irawan/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Untuk mencari siswa berprestasi yang akan mewakili Kota Banjar ke tingkat provinsi, Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Banjar, menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) tingkat Kota Banjar tahun 2012.

Acara tersebut diikuti sebanyak 120 siswa yang terdiri dari tingkat sekolah dasar (SD) dan menengah (SMP), sementara pelaksanaannya digelar pada hari Sabtu (21/4).

Lokasi kegiatan dilaksanakan di beberapa tempat, yakni untuk peserta tingkat SD bertempat di SD Negeri 3-4 Hegarsari, sedangkan tingkat SMP diselenggarakan di SMP Negeri 1, 2, 3 dan SMP Negeri 5 Banjar.

Kabid. Dikdas Disdikpora Kota Banjar, Ahmad Yani, S.Pd, M.Pd., mengatakan, bidang yang dilombakan di tingkat SD dan SMP berbeda levelnya, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki siswa.

“Untuk tingkat SD, jenis yang dilombakan diantaranya cergam, membatik, calistung, melukis, pidato dan seni tari daerah. Sedangkan untuk tingkat SMP yaitu konseling, lomba cipta lagu, dan lomba seni tari daerah. Dengan digelarnya lomba tersebut, kami berharap bisa mendapatkan bibit siswa berprestasi dari masing-masing bidang yang dilombakan supaya Kota Banjar dapat mengirimkan perwakilannya untuk bersaing di FLSSN tingkat provinsi nanti,” kata Yani.

Lanjutnya, para peserta dalam kegiatan ini merupakan hasil seleksi, sehingga yang berhak melaju ke FLSSN tingkat provinsi nanti adalah juara I dan II saja.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Banjar, H. Dahlan, SH, M.Si., mengaku optimis, digelarnya lomba tersebut dapat menjaring siswa unggulan sebagai perwakilan Kota Banjar.

“Kegiatan ini merupakan suatu alat untuk melihat kreativitas anak dalam pembelajaran, sekaligus sebagai tolak ukur, sejauh mana pembelajaran yang telah diberikan kepada siswa untuk mencari titik kelemahan supaya dapat ditingkatkan lagi. Sehingga mereka mampu bersaing di tingkat provinsi dan menjadi yang terbaik nantinya,” harap Dahlan. (HND)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply