Disdikpora Gelar Lomba ABSSD se-Kota Banjar

19/04/2012 0 Comments

(Pacu Generasi Muda Bangga Terhadap Bahasa & Seni Daerah)

Para peserta lomba Apresiasi Bahasa Sastra dan Seni Daerah (ABSSD) tingkat Kota Banjar tahun 2012, tengah menunggu giliran untuk menunjukan kebolehannya di depan juri. Foto : Hendra Irawan/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com).- Untuk memacu generasi muda supaya lebih bangga terhadap bahasa sastra dan seni daerahnya sendiri, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Banjar menggelar lomba Apresiasi Bahasa Sastra dan Seni Daerah (ABSSD) tingkat Kota Banjar tahun 2012, dengan memperebutkan trophy Walikota.

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari tingkat sekolah dasar dan menengah pertama se-Kota Banjar, serta dibuka langsung Kepala Disdikpora Kota Banjar, Dahlan, SH, M.Si., Sabtu (14/4), bertempat di SDN 3-4 Hegarsari, Kec. Pataruman.

Dahlan mengatakan, dengan adanya kegiatan ABSSD ini para peserta diharapkan mampu berapresiasi dalam bahasa sastra dan seni daerah yang saat ini hampir tidak tersentuh lagi oleh generasi muda.

“Mudah-mudahan dengan adanya lomba seperti sekarang ini mampu memacu generasi muda untuk lebih bangga terhadap bahasa sastra dan seni dari daerahnya sendiri, yaitu Pasundan. Selain itu, dari hasil lomba ABSSD ini diharapkan dapat menjaring bibit-bibit baru dari Kota Banjar yang bisa muncul serta mampu mewakili ke tingkat provinsi,” kata Dahlan, di sela-sela kegiatan.

Sementara itu menurut Sudaryat, S.Pd., salah seorang juri pada lomba ABSSD, mengatakan, para peserta merupakan finalis juara 1 dan 2 dari hasil perlombaan ABSSD tingkat kecamatan yang diselenggarakan beberapa hari sebelumnya.

“Perlombaan di tingkat kota ini mencakup lomba pupuh raehan, lomba biantara, ngadongeng dan lomba maca sajak. Untuk penjurian kami melibatkan empat juri yang berasal dari empat kecamatan yang ada di kota Banjar. Sistim penilaiannya, setiap peserta tidak akan dinilai oleh juri dari tempat yang sama,” kata Sudaryat.

Contohnya, apabila peserta lomba utusan dari Kec. Pataruman, maka juri dari Kec. Pataruman akan bertindak pasif, dan yang aktif adalah juri dari tiga kecamatan lainnya, begitu juga sebaliknya. Hal itu dilakukan agar penilaian akan berjalan lebih objektif.

Semua peserta ABSSD bersaing untuk memperebutkan trophy Walikota Banjar. Khusus juara pertama lomba pupuh raehan dan maca sajak akan melaju ke tingkat provinsi sebagai perwakilan dari Kota Banjar.

“Namun, setiap peserta dari masing-masing perlombaan yang berhasil meraih juara di tingkat kota ini, otomatis akan mendapatkan trophy dari Walikota Banjar. Dan menurut agenda, trophy tersebut akan diserahkan pada upacara Hardiknas mendatang,” pungkas Sudaryat. (HND)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!