Jalan Penghubung Situbatu-Caringin Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan

19/04/2012 Berita Banjar
Jalan Penghubung Situbatu-Caringin Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan

Jalan penghubung antara Desa Situbatu, Kota Banjar, dengan Dusun Caringin, Kab. Ciamis, kondisinya sangat mengkhawatirkan. Badan jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman sekitar 10 centimeter. Foto : Pepep Riswanto Akbar/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Jalan penghubung antara wilayah Dusun Cibonte, Desa Situbatu, Kec. Banjar, Kota Banjar, dengan Dusun Caringin, Desa/Kec. Cimaragas, Kab. Ciamis, kini kondisi kerusakannya cukup parah.

Menurut sejumlah warga, bahwa penyebab rusaknya jalan akibat banyaknya kendaraan besar yang melintas di jalan tersebut. Selain itu, jika turun hujan lebat, saluran drainase yang ada tidak mampu menampung air, sehingga sebagian masuk ke bagian badan jalan.

Wawan, salah seorang warga setempat, mengatakan, meski kondisi turunan dan tanjakannya curam, serta di beberapa bagian telah mengalami kerusakan, namun setiap harinya selalu banyak dilalui kendaraan bermotor yang datang dari dua wilayah tersebut, baik roda dua maupun empat.

“Bahkan, jalan ini juga sering dilalui kendaraan yang mengakut hasil panen para petani, dan kendaraan besar yang mengangkut galugu, makanya tidak heran jalan menjadi cepat rusak,” katanya, pada HR, Selasa (17/4).

Wawan berharap, sebaiknya pemerintah segera melakukan perbaikan pada bagian jalan yang rusak. Pasalnya, lokasi kerusakan berada tepat di bagian jalan yang tanjakan/turunannya cukup curam, serta menikung.

Keinginan serupa juga diungkapkan Rahmat, seorang pengemudi sepeda motor yang tengah melintas. Menurut dia, kalau tidak segera diperbaiki, besar kemungkinan kerusakan akan bertambah parah dan melebar.

“Menurut saya kerusakan di jalan ini cukup berbahaya. Selain menanjak, kalau dari arah Caringin menuju Situbatu, dan menurun kalau kita dari arah Banjar menuju Caringin, juga bagian jalan yang berlubang ini kedalamannya lumayan, sekitar 10 sampai 15 centian lah, untuk sepeda motor tentu sangat berbahaya. Untuk itu saya berharap pemerintah secepatnya memperbaiki kerusakan tersebut,” harap Rahmat. (PRA)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles