PKL SMAN 1 Banjar Batal Direlokasi ke Depan CPM

26/04/2012 0 Comments

Bangunan Lapak yang Disediakan Sat Pol PP kini Terlihat Kumuh

Lapak yang disediakan Satpol PP Kota Banjar di depan kantor CPM mulai mengalami kerusakan dan terlihat kumuh. Sebelumnya lapak tersebut akan dijadikan tempat relokasi bagi para PKL yang ada di depan SMAN 1 Banjar. Foto : Eva Latifah/HR.

 Banjar, (harapanrakyat.com),- Lapak yang disediakan Satpol PP Kota Banjar di depan kantor CPM, rencananya akan dijadikan tempat relokasi bagi para PKL yang ada di depan SMA Negeri 1 Banjar. Namun, hingga saat ini relokasi PKL belum dapat dilaksanakan, akibatnya bangunan lapak yang terbuat dari bambu itu mulai mengalami kerusakan dan terlihat kumuh.

Kasat Pol PP Kota Banjar, Nana Suryana, S.Pd, MM, melalui Kasubag. Tata Usaha Satpol PP, Atang Budiman, SIP., mengatakan, memang bagian atap lapak yang berbahan daun dahon sebagian sudah rusak.

Meski demikian, sampai sekarang pihaknya belum ada rencana untuk melakukan pembongkaran karena menunggu hasil koordinasi dengan Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Lingkungan Hidup (DKPPLH) Kota Banjar.

“Tapi pembongkaran pasti kami lakukan, sebab PKL di depan SMAN 1 itu tidak jadi direlokasi ke tempat yang semula disediakan oleh kami. Karena, tempat itu akan dijadikan taman juga oleh DKPPLH. Sebelumnya kan rencana yang akan dijadikan taman itu hanya lahan yang digunakan PKL depan SMAN 1 dan lahan di depan Kantor Polsek Banjar,” kata Atang, Selasa (24/4).

Walaupun bangunan lapak tidak jadi digunakan dan harus dibongkar, lanjutnya, tidak sertamerta Sat Pol PP dianggap hanya menghambur-hamburkan anggaran saja, lantaran bangunan lapak tersebut merupakan pemberian dari pihak ketiga yang peduli terhadap nasib PKL depan SMAN 1.

Atang juga menjelaskan, dengan dibatalkannya relokasi PKL ke tempat tersebut, maka para PKL menginginkan mereka direlokasi ke lahan yang ada di depan Kantor Koramil 1313 Banjar.

“Kalau pihak Koramil sendiri tidak menolak, hanya saja PKL harus meminta ijin terlebih dahulu kepada institusi di atasnya. Jadi kami juga belum bisa memastikan kapan relokasi dapat dilakukan, karena harus menunggu ijin dulu. Jika ternyata tidak mendapat ijin di tempat itu, maka kami harus mencari lagi solusi lain,” pungkasnya. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!