Tuntaskan Perbaikan Jalan, Pemkab Butuh Rp. 300 Miliar

26/04/2012 0 Comments

Infrastruktur penghubung Langensari-Banjarsari tepatnya daerah Lakbok masih rusak parah. Rutinitas warga sehari-hari menjadi terganggu. Foto : Deni Supendi/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis membutuhkan anggaran sekitar Rp. 300 milyar untuk memperbaiki seluruh jalan kabupaten sepanjang 772, 31 kilometer yang tersebar di seluruh daerah di Kabupaten Ciamis. Sedangkan anggaran yang dimiliki Pemkab Ciamis dalam setiap tahunnya hanya mampu memperbaiki 10 % dari panjang jalan yang berstatus jalan kabupaten.

Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Binamarga, SDM, ESDM Kabupaten Ciamis, Taufik Gumilar, ST, MT, mengatakan, minimnya anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Ciamis untuk alokasi perbaikan jalan menjadi kendala lambatnya perbaikan jalan di Kabupaten Ciamis.

“ Akhirnya, kita mengambil alternatif dengan cara melakukan pemeliharaan jalan di sejumlah jalan kabupaten yang kondisinya tidak terlalu parah. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga kondisi jalan agar tidak terlalu parah. Juga untuk membagi anggaran agar seluruh daerah mendapatkan alokasi pemeliharaan jalan,” ujarnya, kepada HR, di ruang kerjanya, pekan lalu.

Menurut Taufik, perbaikan 10 kilometer jalan diasumsikan membutuhkan anggaran sebesar Rp. 4 milyar. Jika asumsi tersebut dikalikan dengan panjang jalan kabupaten 772, 31 kilometer, artinya Pemkab Ciamis membutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 300 milyar.

“ Kebutuhan anggaran yang besar itu tidak sebanding dengan alokasi anggaran yang dimiliki Pemkab Ciamis untuk perbaikan jalan. Artinya, faktor kemampuan anggaran yang menyebabkan Pemkab belum sanggup untuk menuntaskan perbaikan seluruh jalan kabupaten,” terangnya.

Ketika ditanya berapa anggaran yang dialokasi dalam APBD Kabupaten Ciamis untuk perbaikan jalan, Taufik mengatakan hanya sekitar Rp. 5 milyar. Hanya, ada tambahan anggaran untuk perbaikan jalan dari bantuan anggaran Pemprov Jabar dan pemerintah pusat.

“ Alhamdulilah ada tambahan anggaran dari bantuan Pemprov dan pemerintah pusat untuk perbaikan jalan. Dengan adanya tambahan anggaran tersebut, kita tahun ini bisa melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan sekitar 10 % dari total panjang jalan kabupaten, “ ungkapnya.

Seperti diketahui, akibat banyaknya jalan kabupaten yang mengalami kerusakan di Kabupaten Ciamis, menimbulkan reaksi dari sejumlah masyarakat di berbagai daerah. Gelombang unjuk rasa dan protes menuntut segera dilakukan perbaikan jalan terus bergulir.

Bahkan, tak sedikit masyarakat di beberapa daerah yang meluapkan kekecewaannya dengan cara menanam pohon pisang di tengah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Pemasangan spanduk yang memuat pesan protes terhadap jalan rusak pun ikut mewarnai dinamika tersebut. (Bgj)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply