25 Rumah Akan Direhab di Lokasi P2WKSS

03/05/2012 0 Comments

(Program Rehabilitasi Sosial Keluarga Rumah Tidak Layak huni)

Bidang Sosial Dinsosnaker Kota Banjar tengah melakukan bimbingan sosial dan teknis kegiatan rehabilitasi sosial keluarga rumah tidak layak huni di Bale Lingkungan Sukarame, Kel. Mekarsari, Kec. Banjar, Kamis (26/4). Foto : Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),– Dalam rangka persiapan pelaksanaan program rehabilitasi sosial keluarga rumah tidak layak huni tahun anggaran 2012, di Kel. Mekarsari, Kec. Banjar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Banjar, mengadakan bimbingan sosial dan teknis kegiatan, Kamis (26/4).

Kegiatan tersebut tujuannya untuk menjaring masyarakat yang termasuk kriteria tidak mampu, dan tidak mempunyai rumah layak huni. Program ini juga merupakan salah satu pendukung kegiatan P2WKSS tahun 2012.

Hal itu dikatakan Kepala Dinsosnaker Kota Banjar, H. Dedi Suprianto, ST., pada HR. Dengan demikian, maka yang menjadi sasaran dari program tersebut yaitu keluarga berumah tidak layak huni di lokasi P2WKSS, tepatnya di Lingkungan Sukarame, RT 1, 2, 3 dan 4, RW 25, Kel. Mekarsari, Kec. Banjar, yakni sebanyak 25 rumah/KK yang terseleksi.

Selanjutnya pada tahap penjaringan, masing-masing KK mengajukan proposal sesuai kebutuhan, lantaran  setiap rumah yang akan direhabilitasi kebutuhannya tidak sama.

“Jumlah 25 ini diambil dari jumlah seluruh PMKS yang tidak mempunyai rumah layak huni sebanyak 1.179 KK, sedangkan tahun 2011 sudah tertangani 35 KK, jadi masih jauh untuk mengejar jumlah PMKS sebanyak itu. Kendalanya, selain anggaran terbatas, juga ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan bantuan dari program tersebut,” kata Dedi.

Diantaranya terkendala masalah kepemilikan dan masalah sosial ekonomi. Artinya, rumah milik mereka berdiri di atas tanah milik orang lain, sehingga meski kondisi rumahnya termasuk tidak layak huni, namun karena lahannya bukan milik sendiri maka hal itu tidak termasuk dalam kriteria yang ditangani program rehabilitasi rumah. Dan, dari jumlah PMKS sebanyak 1.179 KK, diantaranya banyak terkendala masalah tersebut.

Kemudian, bantuan yang diberikan Dinsosnaker tidak berbentuk uang tapi berupa bahan material, supaya peruntukkannya tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Sedangkan dalam pengerjaannya nanti, kami bekerjasama dengan kelompok masyarakat setempat untuk pemasangannya. Kemudian, pengadaan bahan material dilelangkan pada pihak ke tiga, dengan nilai lelang sebanyak 125 juta rupiah. Dan pelaksanaan rehab rumah akan dimulai sekitar bulan Juli-Agustus mendatang,” pungkas Dedi. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply