Deldom masih jadi Ikon Alun-alun Ciamis

24/05/2012 Berita Ciamis
Deldom masih jadi Ikon Alun-alun Ciamis

Aning seorang penarik Deldom di Taman Raflesia Ciamis, berharap Deldom bisa jadi daya tarik wisata Alun-Alun Ciamis. Foto : Dicky Haryanto Akbar/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Delman Domba atau Deldom hingga kini masih menjadi ikon Alun-alun Ciamis. Sejak keberadaannya di tahun 1997-an, deldom banyak dinanti kalangan warga yang ingin mengajak putera atau cucu dan handai tolannya menikmati alun-alun Ciamis.

Hingga saat ini Deldom di alun-alun Ciamis berjumlah enam buah, dengan jenis domba garut jantan. Domba yang berisi empat hingga enam tempat duduk ini, mulai beroperasi setiap harinya setelah Ashar hingga pukul 17.30 sore, kecuali hari libur, seperti Hari Minggu, mereka mulai beroperasi pada pukul 09.00 pagi hingga sore hari.

“Tidak hanya anak-anak balita atau anak seusia SD saja, orang tuapun ada yanga suka atau sekedar menemai anaknya naik,” ungkap Aning (59) seorang penarik Deldom, pada HR, Senin (21/05)

Aning mengatakan bahwa dirinya sudah menjadi penarik Deldom sejak 2007 lalu, berharap Deldom jadi kebanggaan masyarakat Ciamis.

“Pas bener lokasinya ada di jantung kota. Bisa jadi daya tarik wisata Ciamis,” paparnya.

Soal tarif, Aning hanya mengatakan bahwa tarif rata-rata Rp. 4000,- per satu kali putaran Taman Raflesia.

“Kecuali Hari Raya, kami patok Rp. 5000,-.” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ukun, seorang penarik Deldom lainnya mengatakan bahwa dirinya bisa mengais rizky perhari dari usahnya tersebut, Rp. 15.000,-.

“Kan bagi dua sama yang punya Deldom, kami hanya sopirnya doang,” ungkapnya.

Baik Aning maupun Ikin mengatakan domba-domba yang ‘dikemudikannya’ terbilang sehat, karena dalam kurun tiga bulan sekali, kerap diberi pengobatan dari Dinas Peternakan Ciamis.

“Ada yang pakai suntik, obat atau jamu,” ujar Aning.

Masih menurut keduanya, domba-dombanya pun mempunyai panggilan tersendiri, untuk domba dari deldom Aning dinamai si Jacko, sementara kalau domba dari deldom Ukun, dinamai si Emon.

“Biar enak aja, ada panggilannya,” pungkas Aning. (DK)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles