Dua Tersangka Dukun Pengganda Uang Ditangkap

03/05/2012 0 Comments

Meski sudah dikurung, RM tetap membantah bahwa dirinya bukan seorang dukun

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ciamis lakukan penangkapan terhadap IH dan RM tersangka pelaku penipuan dengan modus dukun pengganda uang, sekaligus pemilik padepokan yang berada di wilayah Pamarican. Penangkapan yang dilakukan Polres Ciamis digelar di dua tempat berbeda.

Tersangka IH ditangkap, Sabtu (28/4), di rumah kerabatnya, di kampong Sigung Desa Nasol Kec. Cikoneng. Sementara Tersangka RM berhasil ditangkap, Jum`at (27/4), saat sedang mengantar istrinya menuju Polsek Pamarican.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, Shohet S.H., mengatakan, penangkapan kedua tersangka yang melibatkan bapak dan anak itu, dilakukan atas dasar laporan beberapa korban yang mengaku telah memberikan sejumlah uang untuk digandakan oleh tersangka.

Menurut Shohet, diantara korban yang melapor diantaranya Parno dan Herman, warga Medan, Maman warga Manonjaya, dan Tatan warga Tasikmalaya. Diperkirakan, jumlah uang yang diserahkan para korban mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Lebih lanjut, Shohet mengungkapkan, kedua tersangka terancam dijerat dengan dua pasal. Pertama, pasal 278 tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun, dan pasal 372 tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun.

Ditemui terpisah, RM, membantah bahwa dirinya adalah dukun pengganda uang. Menurut RM, uang yang dia terima dari para muridnya (pelapor), digunakan untuk membangun fasilitas padepokan, seperti masjid dan madrasah.

“Tuduhan yang menganggap saya sebagai dukun pengganda uang itu tidak benar. Justru sebelumnya mereka datang sebagai uka-uka dan oleh saya difitohkan. Dan uang yang mereka berikan itu digunakan untuk membangun padepokan,” katanya. (dsw/pra)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!