Kecamatan Langensari Dipotret Tim Penilai dari Provinsi

24/05/2012 0 Comments

(Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2012)

Kedatangan Tim Penilai beserta Walikota Banjar, di halaman kantor Kecamatan Langensari disambut kesenian kuda lumping. Kesenian tersebut merupakan ciri khas dari wilayah tersebut. Foto : Eva Latifah/HR.

Langensari, (harapanrakyat.com),- Kecamatan Langensari ditunjuk untuk mewakili Kota Banjar dalam Lomba Sinergitas Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2012. Pelaksanaan penilaian dilakukan Tim Penilai dari provinsi pada hari Selasa (22/5).

Kedatangan Tim Penilai beserta Walikota Banjar, DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM., di halaman kantor Kecamatan Langensari disambut oleh kesenian kuda lumping, yang mana kesenian tersebut merupakan ciri khas wilayah tersebut.

Sebelum melakukan penilaian, terlebih dahulu Walikota Banjar memperkenalkan sekilas kondisi wilayah Kec. Langensari, baik bidang pendidikan, kesehatan, maupun perekonomiannya.

Dalam sambutannya Herman mengatakan, wilayah Kec. Langensari yang terdiri dari 2 kelurahan dan empat desa ini dijadikan sebagai kota kedua karena memiliki berbagai macam potensi, salah satunya untuk pengembangan agropolitan pada sektor pertanian lahan basah.

Sedangkan untuk kawasan strategis Langensari, yaitu perbatasan Jabar-Jateng sebagai kawasan strategis perspektif ekonomi. Pertumbuhan ekonomi di Kec. Langensari dari tahun 2006-2010 terjadi fluktuatif. Kemudian, dari tahun 2004-2010 banyak terdapat perusahaan kecil formal.

Pada bidang pendidikan, Kec.Langensari memiliki dua sekolah tingkat SMA yang berstatus negeri, yakni SMAN 2 dan SMKN 3, serta beberapa sekolah negeri tingkat SMP maupun SD.

Untuk bidang kesehatan juga telah tersedianya Puskesmas yang melayani rawat inap, serta didukung oleh beberapa pos pelayanan kesehatan desa (Poskesdes) yang tersebar di setiap desa/kelurahan.

“Hari ini Kecamatan Langensari akan dipotret atau dievaluasi oleh Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat. Saya berharap hasil evaluasinya ada sehingga bisa diketahui dimana kekurangan dan kelemahan yang harus diperbaiki. Kalau hasilnya jelek, berarti harus segera diperbaiki, dan kalau bagus bisa diterapkan di kecamatan lain,” kata Herman.

Dia juga mengatakan, Kota Banjar tidak pernah mencari kemenangan dalam setiap mengikuti lomba, termasuk dalam lomba Kecamatan Tingkat Provinsi ini. Dengan demikian, apa pun hasilnya nanti, Herman berharap kedepannya Kec. Langensari bisa lebih baik.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Dedi Heryadi, SH., mengatakan, bahwa jumlah Tim Penilai dari provinsi sebanyak 7 orang berasal dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas UMKM.

Dedi menilai, Kota Banjar bukan saja sebagai pintu gerbang Jawa Barat di bagian Selatan, namun juga merupakan pintu masuk utama ke kawasan pantai Pangandaran, dimana Pangandaran salah satu tujuan wisata bagi turis domestik maupun mancanegara di wilayah Jawa Barat.

“Begitu kami sampai di Banjar, infrastruktur kotanya luar biasa. Saat kami menuju ke Langensari pun infrastruktur jalannya sudah bagus. Untuk itu, kami berharap Kota Banjar kedepan akan lebih berkembang lagi,” kata Dedi.

Dia menambahkan, dengan adanya penilaian ini diharapkan di Provinsi Jawa Barat dapat terjalin sinergitas kinerja antara pemerintah provinsi dengan kecamatan yang ada di setiap kabupaten/kota, guna mensukseskan program daerah masing-masing.

Bagi kecamatan yang akan dinilai supaya dapat menginformasikan keadaan wilayahnya sesuai dengan kenyataan sebenarnya, artinya tidak mengada-ngada. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply