Peringatan May Day “ala” SPKA

03/05/2012 0 Comments

Usai membuka acara peringatan May Day yang diadakan Serikat Pekerja Kereta Api (SPK), Walikota Banjar, DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM., melakukan penanaman pohon di kawasan Stasion KA Banjar, Selasa (1/5). Foto : Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Nasional, setiap tahunnya Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial, misalnya penanaman pohon, khitanan massal dan donor darah.

Seperti pada peringatan May Day yang berlangsung tanggal 1 Mei 2012, bertempat di kawasan Stasion KA Banjar. Acara yang dihadiri Deputi Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Subastantri, dan dibuka secara langsung oleh Walikota Banjar, DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 2012 batang pohon disiapkan untuk ditanam di sekitar stasion, dan sebagian lagi disebar di beberapa tempat lainnya. Jenis pohon yang ditanam diantaranya lengkeng dan albasia. Sedangkan, untuk khitanan massal sebanyak 10 anak.

Dengan demikian, setelah berbuah nanti diharapkan pohon lengkeng yang ditanam di kawasan stasion bisa dipetik dan dinikmati oleh masyarakat sekitar.

Deputi Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Subastantri, mengatakan, tema dalam peringatan May Day tahun ini adalah Think Green Train go Green, kereta api solusi mengurangi polusi.

“Kegiatan seperti ini sudah rutin dilakukan oleh SPKA, dan hari ini SPKA di seluruh pulau Jawa dan Sumatera mengadakan kegiatan yang sama. Jadi dalam memperingati Hari Buruh kami tidak turun ke jalan,” kata Subastantri, usai melakukan penanaman pohon.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pekerja dengan pihak manajemen PT KAI, serta mendukung penilaian Adipura di Kota Banjar.

Sementara itu, dalam sambutannya, Walikota Banjar, DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM., mengatakan, moda transfortasi kereta api merupakan salah satu sarana angkutan umum yang dinilai ramah lingkungan.

Kemudian, Stasion Banjar dijadikan stasion transit, yang mana semua jenis kereta api berhenti di sini. Hal ini tentu memudahkan bagi masyarakat Banjar yang akan menggunakan jasa angkutan umum kereta api, baik kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif.

“Kereta api dapat menjadi solusi untuk mengurangi polusi, selain itu kereta api juga merupakan sarana angkutan umum yang nyaman dan aman,” kata Herman. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply