Cekdam BPP tak Surut Meski Kemarau Panjang

21/06/2012 Berita Kawali
Cekdam BPP tak Surut Meski Kemarau Panjang

Panawangan, (harapanrakyat.com),- Air cekdam Pangendungan, di Lembah Pasir Ciracak Kec. Panawangan tidak pernah surut, meski pada musim kemarau panjang. Cekdam atau lebih dikenal Bendungan BPP Panawangan itu digunakan untuk pengairan daerah Pamugaran Desa Panawangan.

Eros (39), warga Dusun Susuru RT. 01/05 Desa Indragiri, Senin, (18/6), mengatakan, sumber air bendungan BPP, Lembah pasir Ciracak, berasal dari daerah Sadewata dan Situ Panjalu.

Menurut Eros, bendungan/ cekdam tersebut kerap dijadikan area pemancingan oleh warga. Ikan-ikan yang terdapat di bendungan sanbat mudah dipancing/ didapat. Namun, anehnya, jika bendungan dikeruk atau dikuras, tidak satupun ikan bisa ditemui.

Dian, pemuda Dusun Ciracak, mengatakan, alasan kenapa cekdam tersebut diberi nama Bendungan BPP. Menurut dia, pada waktu dulunya, di sekitar Bendungan terdapat kantor BPP Panawangan.

Lain halnya dengan Suryadi (70), warga Dusun Dayeuhlandeuh Desa Kertajaya. Dia  mengatakan, bendungan tersebut disebutnya Cekdung. Sebutan cekdung tersebut diambil dari seorang anak laki-laki bernama Udung yang tenggelam selama sehari-semalam di bendungan tersebut.

Sementara itu, Suta, warga Dusun Susuru Desa Indragiri, mengatakan, tanggul penghambat atau cekdam adalah bendungan kecil dengan kontruksi (urugan tanah atau batu) yang dibuat pada alur jurang atau sungai kecil.

Tanggul penghambat berfungsi untuk mengendalikan sedimen dan aliran permukaan yang berasal dari daerah tangkapan. Selain merupakan salah satu teknik konservasi tanah dan air yang sederhana, namun berguna untuk menampung air hujan yang turun sehingga dapat menurunkan koefisien aliran permukaan sungai.

Warga yang enggan dikorankan, mengungkapkan, sedimentasi pada bendungan BPP sudah cukup lama. Untuk itu, perlu dilakukan pengerukan, agar daya tampung bendungan bisa lebih maksimal.

Dia khawatir, jika sedimentasi itu dibiarkan terus, bisa mengakibatkan banjir. Selain itu, dia juga berharap, rumput/ ilalang yang terdapat di sekitar bendungan segera dipangkas, agar tidak menimbulkan kesan kurangnya perawatan.

Pada kesempatan itu juga, dia meminta agar Pemkab. Ciamis melakukan pemeliharaan terhadap bendungan BPP. Alasannya, bendungan tersebut mampu mengairi lahan pertanian diatas seribu hektar.

“Bahkan, lokasi itu dapat dijadikan pengembangan perikanan, dan peternakan. Termasuk bisa juga dijadikan area rekreasi,” pungkasnya. (dji)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles