Di Purwadadi, Kualitas Raskin Bau Apek dan Berkutu

27/07/2012 0 Comments

Beras raskin yang ada di Purwodadi kualitasnya buruk. Selain berasnya bau apek, juga terdapat kutu yang bercampur dengan beras tersebut. Foto : Entang/HR.

Purwadadi, (harapanrakyat.com),- Kualitas Raskin (Beras Miskin) yang disalurkan ke beberapa daerah di wilayah Ciamis Selatan dikeluhkan oleh penerima Raskin. Pasalnya, raskin yang dipasok dari Bulog Sub Drive Ciamis itu, kualitasnya buruk. Selain berasnya bau apek, juga terdapat kutu yang bercampur dengan beras tersebut.

Dari pantauan HR di lapangan, seperti di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi, Raskin yang disimpan di Aula kantor desa setempat dibiarkan menumpuk. Dari tumpukan karung yang berisi Raskin itu, tampak terlihat kutu menggerumuti karung tersebut. Apabila karung dibuka, tampak terlihat lebih banyak kutu yang bercampur dengan beras. Ketika beras tersebut dicium pun, sangat terasa bau apek.

Kaur Kesra Desa Purwajaya, Sholihun Alharis, mengatakan jatah Raskin untuk Desa Purwajaya sebanyak 4,830 Kg. Hampir seluruh pasokan Raskin yang diterima kualitasinya buruk.

“Hampir semua karung yang berisi beras raskin berkutu. Namun, tidak tampak begitu kelihatan jika karungnya dibuka. Tetapi kalau karung beras ini ditutup, kutu-kutunya keluar banyak,”terangnya, kepada HR, Senin (23/7).

Menurut Sholihun, penyaluran Raskin  ke beberapa Desa di Kabupaten Ciamis untuk Bulan Juli 2012 yang berkualitas buruk, diduga akibat kurangnya pengawasan dari pihak Bulog. “ Karena hampir seluruh karung berasnya berkualitas buruk. Coba lihat saja, secara kasat matapun Raskin ini menjijikan karena banyaknya kutu, “ ujarnya sembari memperlihatkan beras dari dalam karung.

Sementara itu, Miswanto, warga setempat penerima jatah Raskin, mengeluhkan kualitas beras Bulog kali ini. Menurutnya, baru kali ini dia menerima beras berkualitas buruk. “ Kalau hanya berbau apek kami sudah biasa. Namun kali ini bukan hanya apek, warna berasnya kusam menghitam dan banyak kutu,” keluhnya.

Miswanto meminta untuk pasokan Raskin bulan berikutnya diharapkan ada perbaikan kualitas dari Bulog. Dia pun mengatakan semestinya Pemkab dan Bulog melakukan pengawasan dalam pendistribusian Raskin hingga sampai ke penerima.

“Jangan mentang-mentang beras murah untuk orang miskin semacam saya. Mestinya walaupun hanya untuk orang miskin, ya kualitasnya dijaga dong.  Karena beras yang sekarang ini kualitasnya seperti untuk pakan ternak saja,” tandasnya kesal. (Tang)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply