Hindari Kecelakaan, Awak Angkutan Dilarang Pakai Narkoba!

19/07/2012 0 Comments

(BNNK & Organda Sosialisasi Narkoba)

BNNK Ciamis bekerjasama dengan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kab. Ciamis menggelar penyuluhan Anti Narkoba untuk mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba di kalangan awak angkutan. Foto : Dian Sholeh Wardiana/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), bekerjasama dengan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kab. Ciamis menggelar penyuluhan Anti Narkoba. Kegiatan itu untuk mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba di kalangan awak angkutan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Eki Brata Kusuma, Kamis (12/7), mengatakan, acara itu dihadiri 50 perwakilan awak angkutan, meliputi sopir truk, elf, angkutan Desa (Angdes) dan angkutan kota (Angkot).

Menurut dia, yang menjadi tema acara penyuluhan kali ini, yakni “Pembinaan Awak Angkutan Umum Terhadap Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas Akibat Penyalahgunaan Narkoba”.

Eki menjelaskan, penyuluhan tersebut bertujuan agar para awak angkutan mempunyai bekal, dan mengetahui bahaya narkoba. Minimal kata dia, untuk pribadi peserta, dan umumnya awak angkutan yang lain.

Lebih lanjut, Eki mengatakan, kegiatan itu setidaknya bisa membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, yang diakibatkan dari penyalahgunaan Narkoba. Selain itu, guna mencegah keterlibatan para awak angkutan dalam distribusi/ pengiriman barang haram tersebut.

Pada kesempatan itu, Eki menambahkan, selain sebagai bentuk program kerja dan penambah wawasan, kegiatan itu juga merupakan sebagai bentuk tanggungjawab Organda terhadap masyarakat atau para penumpang.

Sementara itu, pemateri acara penyuluah, Suhendi SH, mengatakan, faktor penyebab orang menyalahgunakan narkoba secara Individu, yakni didorong oleh keinginan untuk mencoba, untuk senang-senang, pelarian dari masalah, tidak mampu menghadapi tekanan diri dan lingkungan.

“Mengenai faktor lingkungan, biasanya didasari adanya solidaritas kelompok, adanya iming-iming atau rayuan, kemudahan memperoleh narkoba, harga relatif terjangkau, lingkungan membiarkan maraknya perjudian, penjualan obat-obatan secara bebas, dan tempat hiburan,” ungkapnya.

Suhendi menegaskan, masyarakat harus saling bahu-membahu, berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. Cita-cita lebih jauhnya, kata dia, yakni untuk menyelamatkan anak cucu dari Narkoba.

Pembetukan Kader Penyuluhan Anti Narkoba

Demi tercapainya program sampai 2015 Indonesia bebas dari narkoba, BNNK Ciamis membentuk kader dari Instansi pemerintah, di hotel Larissa, Jl. Jend. Sudirman. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (16-18/7).

“Pada cara itu, terpilih secara aklamasi terpilih, H. Dedi Kusmana, sebagai koordinator Kader Penyuluh Anti Narkoba. Diharapkan, setelah dibentuknya kader penyuluhan, angka penyalahgunaan Narkoba di Kab. Ciamis, mengalami penurunan,” Kata Aris, Kasie Pemberdayaan Masyarakat BNNK Ciamis. (DSW)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply