Jelang Ramadhan, Masyarakat Minta Tertibkan Penjualan Petasan

05/07/2012 0 Comments

Banjar, (harapanrakyat.com),- Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah pedagang kembang api dan petasan mulai terlihat hampir di setiap sudut Kota Banjar. Sebagian masyarakat, khususnya yang memiliki anak kecil, mengaku khawatir dengan dibebaskannya penjualan petasan.

Seperti diungkapkan Reza, warga Kelurahan Banjar. Dia khawatir jika petasan dibeli oleh anak-anak usia di bawah 10 tahun. Meski petasan yang mereka beli ukurannya kecil, namun tetap saja berbahaya.

“Bukan hanya itu, petasan atau kembang api juga suaranya membuat orang sering merasa reuwas, terutama orang tua. Apakah pihak pemerintah atau kepolisian memberi ijin kepada penjual petasan maupun kembang api, sehingga mereka bisa bebas menjualnya. Kalau bisa tolong ditertibkan lah, khususnya pejualan petasan,” kata Reza, pada HR, Senin (3/7).

Hal senada diungkapkan Reni. Dia mengaku khawatir karena anaknya yang masih kecil sering kedapatan membawa petasan. Reni berharap, pihak Pemerintah Kota Banjar melalui instansi terkait, dan pihak kepolisian melakukan razia terhadap penjualan petasan yang mulai marak di wilayah kota Banjar.

“Menurut saya jelas petasan itu sangat berbahaya, apa lagi bagi anak-anak. Sebaiknya petasan itu ditiadakan saja, pemerintah jangan memberi ijin untuk pedagang yang menjual petasan. Kalau kembang api saya kira tidak begitu berbahaya, cuma suaranya saja terkadang memuat kita kaget,” ujar Reni berharap. (PRA)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply