Ngisi Waktu, Kaum Ibu Sibuk Nyulam Busana Muslim

27/07/2012 0 Comments

(Warga Dusun Kubangsari Kec Rajadesa)

Eti (30) dan Yoyoh (25), warga Dusun Kubangsari Desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa tengah membordir / menyulam busana muslim. Foto : Edji Darsono/HR.

Eji Darsono

Kegiatan menyulam busana muslimah menjadi ajang usaha sambilan kalangan ibu rumah tangga dan remaja di Dusun Kubangsari Desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa, sambil mengisi waktu di bulan suci Ramadhan.

Eti (30), penyulam asal Dusun Kubangsari, Minggu (22/7), mengatakan, Bulan Suci Ramadhan sering mendatangkan berkah bagi para penyulam busana muslim atau perlengkapan shalat muslimah.

Sebab, kata Eti, pada umumnya ibu-ibu rumah tangga disana banyak yang mempunyai keahlian menyulam pakaian. Meski dia akui, kebanyakan ibu-ibu tersebut mendapat order dari pengusaha bordir asal Desa Bayasari Kec. Rajadesa .

Namun begitu, lanjut Eti, bagi warga di Tanjungsari kegiatan menyulam busana/ pakaian muslimah menjadi usaha yang bisa diandalkan untuk menyambung kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.

Di tempat yang sama, Yoyoh (25), mengatakan, pada waktu bulan puasa, order sulaman busana/ pakaian muslimah menjadi lebih banyak, ketimbang dengan order sulaman saat hari-hari biasa.

Menurut Yoyoh, permintaan juga omset busana muslim dengan hiasan bordir atau sulam di bulan suci Ramadhan meingkat tajam. Kadangkala, karena saking banyaknya permintaan, dia sering harus menolak order menyulam.

“Paling juga dilempar kepada orang lain. Soalnya kapasitas produksi saya dalam sehari terbatas,” ungkapnya.

Yoyoh menambahkan, dalam sehari paling banter dia haya bisa menyelesaikan sulaman dua potong busana muslim. Itupun, kata dia, seandainya pengerjaannya tidak terganggu dengan kegiatan yang lain.

“Sulaman busana yang sudah jadi, bisanya diambil oleh pengusaha empat hari sekali,” katanya.

Menurut informasi warga, kegiatan menyulam atau membordir pakaian/ busana muslim di Dusun Kubangsari tidak hanya dilakukan kalangan ibu-ibu pada bulan suci Ramadhan saja, melainkan dilakukan juga pada saat hari-hari biasa.

Bahkan, tidak hanya kaum ibu, sebagian kalangan bapak (laki-laki), juga mengandalkan pendapatan dari usaha tersebut. Selain busana muslim, produk desain bordir dan sulam warga di Kubangsari, meliputi kebaya, selendang, seprai pengantin, alas meja, dan lainnya. ***.

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply